Cerpen Otang K Baddy
Sebuah Nama
LELAKI itu seperti bekerja berat, semisal tengah memecah batu kali. Keringatnya bercucuran.
"Ya... Bu-di-man Sa-leh. Kan tidak sulit. Gampang, cuma beberapa huruf. Tapi memang ada juga orang yang lupa pada namanya sendiri. Mungkin karena ia terlalu sering menggunakan nama orang lain dalam setiap kepentingannya. Terlebih soal ambisi kekuasaan, ia selalu mengatasnamakan orang lain. Semisal hendak berjuang demi rakyat, kehendak rakyat. Padahal nyatanya penjilat. Musang berbulu ayam, ha-ha!" petugas itu tertawa, tergelitik oleh ucapannya sendiri.
"Tapi puji syukur kepada Yang Agung. Alhamdulillah, saya tak termasuk dalam jajaran itu. Maksudnya, saya belum pernah melakukan ulah macam itu," kata lelaki itu agak gemetar.
"O... saya percaya pada Bapak. Lagi pula, yang saya bicarakan lebih kepada sekadar perumpamaan kok. Terlebih di saat-saat musim kampanye politik atau suksesi kepemimpinan di negeri ini, he-he!" petugas itu terkekeh. Karena dirasa celotehnya kurang nyaman, ia pun melangkah ke luar ruangan dengan alasan hendak mencari rokok. Sementara kelaki itu masih memegang pensilnya.
**
Hari ini ia telah mendaftar untuk menjadi karyawan di perusahaan baru yang terdekat. Sebelum pensiun ia sempat bekerja di beberapa instasi. Ia pintar dalam menulis nama, angka-angka, dan bikin tanda tangan. Setelah sebelumnya dilakukan wawancara ia harus mengisi formulir dengan tulis tangan. Mulai nama, tempat tanggal lahir, serta lainnya, termasuk pengalaman kerja serta gaji yang diinginkan. Kecuali partai—ia kosongkan karena ia tak terikat oleh organisasi politik mana pun. Jadi netral. Yang lainnya sudah diisi sebagaimana mestinya. Tinggal nama.
Waktu pendaftaran tinggal beberapa detik lagi. Demi kejujuran akhir, dengan kepastiannya ia tak segan menuliskan namanya pakai spidol hitam. "Sang Penjilat", demikianlah. Sebelum pintu ruangan diketuk, sosok kumal dan basah itu segera meloncat dari jendela.
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sebuah-nama_20160723_220705.jpg)