Coffee Break

Erdogan

JANGAN dibaca endogan. Jelas, endogan dalam bahasa Sunda mah berarti bertelur. Adapun Erdogan adalah Presiden Turki.

Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Hermawan Aksan
Erdogan
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR

Oleh Hermawan Aksa, Wartawan Tribun Jabar

JANGAN dibaca endogan. Jelas, endogan dalam bahasa Sunda mah berarti bertelur. Adapun Erdogan adalah Presiden Turki. Nama lengkapnya Recep Tayyip Erdogan.

Menyebut Erdogan dengan endogan pastilah mengandung penghinaan dan memiliki risiko besar. Sebab, di negeri ini, Erdogan memiliki banyak penggemar.

Erdogan memang pantas memiliki banyak penggemar di negeri ini. Kabarnya ia hafal Alquran. Coba saja hitung, berapa jumlah pemimpin negara di dunia yang hafiz Alquran. Paling beberapa gelintir saja.

Pria kelahiran 26 Februari 1954 ini terpilih sebagai wali kota Istanbul dalam pemilu lokal 27 Maret 1994, pada usia 40 tahun. Dia pernah dipenjara pada 12 Desember 1997 karena puisinya yang bermasalah.

Setelah empat bulan di penjara, ia mendirikan Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) pada 14 Agustus 2001. Pada pemilihan umum 2002, Partai AK meraih dua pertiga kursi di parlemen, membentuk pemerintahan partai tunggal setelah 11 tahun.

Erdogan pun menjadi perdana menteri sejak 2003 hingga 2014. Ia menjadi presiden pertama Turki yang dipilih secara demokratis melalui pemilu 2014.

Pendeknya, Erdogan adalah pemimpin sebuah negara dengan penduduk mayoritas Islam, negara yang memiliki sejarah Islam yang panjang dan gemilang.

Oleh kalangan tertentu,.....

Selengkapnya, naskah ini bisa dibaca di edisi cetak, Tribun Jabar, Minggu (17/7/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved