Coffee Break

Juara

KEJUARAAN sepak bola Piala Eropa 2016 bisa disebut istimewa dan langka.

Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
dok. pribadi / facebook
Hermawan Aksan, Wartawan Tribun. 

Oleh Hermawan Aksan, Wartawan Tribun Jabar

Juara

KEJUARAAN sepak bola Piala Eropa 2016 bisa disebut istimewa dan langka: hampir berbarengan sebulan penuh dengan bulan Ramadan.

Pada kejuaraan yang lebih besar dua tahun mendatang, Piala Dunia 2018, yang biasanya juga berlangsung pada rentang yang sama, 10 Juni hingga 10 Juli, Ramadan sudah bergeser maju 22 hari.

Jadi, ketika Piala Dunia baru mulai, Ramadan sudah hampir berakhir. Empat tahun mendatang, Piala Eropa 2020 baru dimulai setelah pesta Lebaran selesai.

Jika Piala Eropa atau Piala Dunia tetap berlangsung di musim panas belahan bumi utara, Juni-Juli, maka perlu waktu sekitar 32-33 tahun lagi agar kejuaraan sepak bola itu berimpitan lagi waktunya dengan Ramadan.

Peserta Piala Eropa 2016, tentu terutama yang lolos hingga final, menjalani perjuangan sebulan penuh. Kali ini Portugal dan Prancis menjadi dua tim yang berhak berebut gelar juara Eropa 2016.

Sebagian tim lain, terutama Jerman dan Wales,....

Selengkapnya, naskah ini bisa dibaca di edisi cetak, Tribun Jabar, Minggu (10/7/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved