Sorot

Target Tol Soroja Meleset

Aher menegaskan tol itu sudah dapat digunakan masyarakat pada Agustus, secara cuma-cuma

Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dedy Herdiana
DOKUMENTASI/TRIBUN JABAR
Dedy Herdiana, Wartawan Tribun Jabar. 

Oleh: Dedy Herdiana, Wartawan Tribun Jabar

BELUM hilang dari ingatan, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan akan mempercepat proses pembangunan Jalan Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja).

"Jalan tol akan segera dikebut agar cepat selesai. Toh hanya tujuh kilometer lebih kan. Dikebut kurang dari setahun selesai lah," kata Gubernur yang akrab disapa Aher kepada wartawan di Gedung Sate, seperti dikutip Tribunjabar.co.id, Sabtu (29/8/2015).

Dari pernyataan di atas, masyarakat tentu menafsirkan tol yang menghubungkan kawasan Kabupaten Bandung dengan Kota Bandung itu akan selesai sebelum Agustus 2016.

Masyarakat pun pasti akan senang, karena akan terbebas dari kemacetan yang selalu dialaminya setiap hari.

Namun Pemprov Jabar mempercepat pembangunan tol itu lebih didasarkan untuk memperlancar akses kegiatan PON XIX 2016.

Saat itu ada penetapan pemindahan tempat pembukaan dan penutupan PON XIX dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ke Stadion Si Jalak Harupat (SJH).

Seperti kita ketahui, pembukaan PON XIX akan digelar 17 September dengan menampilkan acara yang spektakuler.

Sesuai perencanaan, awal pembangunan tol yang investasinya senilai Rp 1,51 triliun itu pun dimulai dengan menggelar groundbreaking di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (10/9/2015).

Meski Presiden Joko Widodo tidak jadi hadir, peresmian tetap berjalan dengan kehadiran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadi Muljono.

Setelah peresmian, Aher pun sempat meninjau awal April lalu.

Aher menegaskan tol itu sudah dapat digunakan masyarakat pada Agustus, secara cuma-cuma, karena pengoperasian Jalan Tol Soroja akan dilaksanakan September berbarengan dengan jadwal pembukaan PON XIX 2016.

Tapi kemarin, muncul pemberitaan pembangunan tol itu akan meleset dari target.

Direktur Utama PT Citra Marga Lintas Jabar, Bagus Medi Suarso, mengatakan pembangunan Tol Soroja tidak akan rampung 100 persen pada September 2016, karena proses pembangunannya mengalami banyak kendala.

"September nanti belum 100 persen selesai, namun akan kami siapkan agar bisa digunakan untuk akses dan kepentingan PON," kata Bagus di Gedung Sate, seperti dikutip Tribun Jabar, Rabu (25/5).

Namun Bagus juga menyebutkan selama pelaksanaan PON, Tol Soroja belum bisa dilintasi masyarakat umum karena belum dilengkapi fasilitas memadai.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved