Sorot
Sergio dan Cerita Masa Lalu
KEPERGIANNYA yang mendadak membuat pendukungnya galau.
Penulis: Giri | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
BOBOTOH pernah "menangis" saat Serginho van Dijk meninggalkan Persib Bandung menjelang bergulirnya LSI 2014.
Kepergiannya yang mendadak membuat pendukungnya galau. Apalagi dia sudah menjadi ikon setelah melewati LSI 2013 dengan manis.
Menjalani proses naturalisasi beberapa hari menjelang debut dengan kostum biru, pemain berkepala plontos itu menjadi predator menakutkan.
Dia mencetak 21 gol dari 29 laga yang diikutinya. Padahal kedatangannya kala itu di tengah kompetisi yang sudah berjalan.
Tiga tahun berlalu, dia menjadi bagian Persib lagi. Tentu saat tim tak lagi diarsiteki Djadjang Nurdjaman, pelatih yang mengantarkan Persib juara LSI 2014.
Dejan Antonic telah mengambil alih kendali tim setelah Djadjang memutuskan berangkat ke Italia untuk menimba ilmu kepelatihan di Inter Milan.
Kedatangan pemain yang akrab dipanggil Sergio memunculkan antusiasme di tubuh bobotoh. Mereka menganggap sang pemain bisa jadi solusi pas untuk mendatangkan gol demi gol, kemenangan demi kemenangan, dan ujungnya adalah gelar juara ISC A 2016.
Apalagi juru gedor yang dimiliki sekarang belum menunjukkan kapasitas. Dari tiga laga, Persib hanya mendapat tiga gol.
Akibatnya, dukungan bobotoh yang apik saat Juan Carlos Belencoso datang, juga memudar. Bahkan, mereka mengharapkan tim segera melepas penyerang Spanyol itu karena dinilai tak sesuai ekspektasi.
Pertanyaannya, apakah Sergio bisa mengulang kenangan semusim bersama Persib?
Jawaban akan datang seiring berjalannya waktu. Jika merujuk penampilannya setelah membela Persib pada periode pertama, performa pemain 33 tahun itu tak stabil.
Dia hanya mencetak satu gol dari tujuh laga bersama Sepahan FC di Iran Pro League.
Musim pertamanya di Thai League bersama Suphanburi juga tak mulus. Bermain 14 kali, dia cuma mencetak tiga gol pada musim 2014. Namun penampilannya menanjak pada musim lalu.
Dari 26 laga yang diikuti, Sergio tampil 20 kali sebagai starter dan membukukan 14 gol. Catatan terakhir mungkin bisa menjaga harapan bobotoh bahwa Persib memang tak salah mendatangkannya lagi.
Sekarang, dia dituntut beradaptasi secepatnya dalam tim. Tak banyak pemain yang pernah satu tim dengannya yang tersisa bisa saja menjadi ganjalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sugiri-ua-wartawan-tribun-jabar_20160425_160334.jpg)