Sorot

Evaluasi dan Solusi dari Empat Hari

LIBUR panjang empat hari awal Mei ini menjadi potret simulasi arus kendaraan yang melintas di jalan mirip dengan menjelang hari besar atau mudik.

TRIBUN JABAR
Ferri Amiril Mukminin, Wartawan Tribun 

Oleh: Ferri Amiril, Wartawan Tribun

LIBUR panjang empat hari awal Mei ini menjadi potret simulasi arus kendaraan yang melintas di jalan mirip dengan menjelang hari besar atau mudik.

Dari berbagai arah ribuan kendaraan melintas di jalan menjejali setiap penjuru menuju titik tempat wisata atau kampung halaman.

Dari jalan berbayar, sejak dari ibu kota, wilayah penyangga ibu kota, hingga pinggiran kota, kepadatan kendaraan roda empat terjadi sejak Rabu (4/5) malam hingga Kamis (5/5) pagi.

Semua rela mengantre di pintu masuk bahkan di rest area yang menyebabkan titik-titik kemacetan baru yang mengular.

Sebut saja dari kawasan Bekasi, kepadatan mengular di jalan berbayar ini hingga ke kawasan Karawang.

Pemandangan berbeda terlihat dari arah sebaliknya yang terlihat ramai lancar dan tak terlalu terlihat padat.

Di jalur alternatif yang menghubungkan kota/kabupaten dalam provinsi, roda dua menguasai. Rombongan konvoi kendaraan roda dua bergerak dinamis menuju titik-titik destinasi wisata. Mulai dari kawasan Karawang, Cikampek, Sadang, Purwakarta, Subang, hingga Bandung.

Di Bandung sendiri sejak pagi hari kendaraan roda dua menguasai kawasan Soekarno-Hatta hingga ke kawasan Bandung Timur menyambung ke Cibiru, Cileunyi, hingga Rancaekek, dan Nagreg.

Sekali lagi pemandangan ini mirip menjelang mudik dan arus balik hari besar. Banyak titik yang masih menimbulkan berhentinya arus kendaraan dari kedua arah. Seperti di kawasan Cibiru hingga Cileunyi.

Dari Padalarang, pekerjaan peningkatan jalan dengan beton dihentikan sementara, sehingga kepadatan tidak terlihat seperti hari biasanya. Hanya dari kawasan Cipatat-Rajamandala, pasar tumpah menjadi titik macet persis seperti saat arus mudik dan balik Lebaran.

Kepadatan mengular hingga dua kilometer lebih. Demikian dengan arus dari arah sebaliknya.

Laporan kepadatan kendaraan pun terjadi di kawasan tujuan wisata Kabupaten Garut. Kemacetan cukup panjang karena jalan sedikit menyempit di kawasan Kadungora sebuah kawasan pintu masuk menuju kawasan Garut.

Puluhan petugas kepolisian pun disiagakan di kawasan rawan kecelakaan tanjakan Gentong. Kondisi jalan yang memiliki tikungan tajam ini sedikit gelap dan relatif sempit di beberapa titik sehingga perlu ekstra hati-hati dari pengendara.

Kawasan selatan Jawa Barat juga menjadi titik kepadatan kendaraan. Munculnya objek wisata pantai selatan memberikan rasa penasaran bagi warga yang mempunyai kesempatan berkunjung pada libur panjang kali ini.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved