Sorot

Heran, Ketua DPRD

BEGINI kutipan dari Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari.

Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR
Dicky Fadiar Djuhud, Wartawan Tribun 

Oleh: Dicky Fadiar Djuhud

BEGINI kutipan dari Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari. Pengajuan mobil mewah DPRD itu menjadi hak para anggota dewan. Sistemnya pinjam pakai, bukan kendaraan dinas seperti halnya pimpinan DPRD.

Menurutnya, dikutip dari edisi cetak Tribun Jabar, Kamis (14/4), usulan pengadaan mobil Toyota Fortuner itu tak muncul tiba-tiba, tapi sudah direncanakan sejak lama. Keheranan Ineu bertambah, mengapa rencana pengadaan mobil bagi para anggota dewan itu terus dipermasalahkan?

Penulis di sini, tidak ingin membahas apa yang tengah wakil rakyat inginkan. Miris saja. Direncanakan atau tidak, muncul tiba-tiba atau tidak perihal mobil mewah itu.

Terserah. Kenyataannya, yang perlu digarisbawahi adalah ada keinginan anggota dewan untuk membeli mobil mewah yang totalnya mencapai Rp 50 miliar.

Tentu, para wakil rakyat terpilih oleh kesahajaan rakyat di Jawa Barat. Rakyat berharap banyak para wakil mereka itu bisa membantu meringankan berbagai permasalahan yang tengah membelit kehidupan mereka.

Tidak usah terlalu jauh ke pelosok daerah yang demikian beragam permasalahan dan selama ini terkadang luput dari perhatian para wakil rakyat.

Di sekitar para wakil rakyat itu bekerja, di Kota Bandung sudahkah mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya kepada rakyat yang telah memilihnya?

Tengok, saudara-saudara yang ada di Bandung Selatan? Harta benda, bahkan jiwa mereka pertaruhkan dan itu tidak rakyat Kabupaten Bandung rencanakan. Bencana alam itu muncul tiba-tiba.

Terbaru, di Sumedang. Rumah ratusan warga rusak dan sebagian hanyut terbawa banjir bandang. Ratusan warga di Kampung Gunung Tanjung, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, ini pun mengungsi ke perumahan Gandara Asri Pakuon.

Apakah antisipasi penanganan bencana alam seperti ini masuk dalam rencana dan tidak muncul tiba-tiba pula dari para wakil rakyat?

Seyogianya, ya! Wakil rakyat yang cerdas sudah memikirkan antisipasi serta jalan keluar bila bencana seperti di Kabupaten Bandung atau Sumedang yang kerap terjadi setiap kali musim penghujan tiba.

Buah pikir para wakil rakyat sangat dibutuhkan, bukan sekadar menuntut hak para anggota dewan yang harus dipenuhi oleh rakyat. Semua itu toh menggunakan uang rakyat.

Sebagai yang mewakili rakyat, tentu kepekaan mereka harus lebih terasah dibanding rakyat yang diwakilinya.

Setidaknya, mendorong para pemangku kebijakan agar segera menangani permasalahan yang maha penting berkenaan dengan rakyat untuk sesegera mungkin dicari solusinya.

Ya, anggaplah seperti ketika para wakil rakyat meminta hak mereka yang harus segera diwujudkan. Para anggota dewan memiliki hak untuk mengajukan mobil mewah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved