Sorot
Kabinet Mourinho
PELATIH sebuah tim sepak bola, bagi saya, kedudukannya setara presiden dalam sebuah negara...
Penulis: Deni Ahmad Fajar | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Oleh Deni Ahmad Fajar
Wartawan Tribun
JOSE Mourinho akhirnya terpental juga. Pelatih sarat prestasi, kontroversial, sekaligus mbeling ini ditendang dari Chelsea setelah The Blues terdampar di papan bawah klasemen Liga Primer dan nyaris masuk jerat degradasi.
Sukses Mourinho mengantarkan Chelsea ke babak 16 besar Liga Champions gagal menyelamatkan karier pelatih asal Portugal tersebut di Stamford Bridge.
Perginya pelatih yang menyebut dirinya the special one sedikit banyak akan mengurangi greget Liga Inggris.
Bagaimanapun Mou, demikian pelatih ini akrab disapa, adalah tontonan menarik di luar lapangan hijau.
Karakter jahil, nyeleneh, dan keras kepala Mou kerap menjadi hiburan tersendiri ketika pertandingan berjalan monoton.
Bagi Arsene Wenger, perginya Mou, membuat pelatih Arsenal ini kehilangan lawan berseteru.
Namun tampaknya Liga Inggris tidak akan lama ditinggalkan Mou, pasalnya mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid tersebut, masuk bursa calon pelatih Manchester United.
Mou berada di antara daftar pelatih sohor seperti Pep Guardiola, Ryan Giggs, Diego Simeone, Alex Ferguson yang disebut bakal masuk Old Trafford bila Louis Van Gaal benar-benar didepak.
Tapi ada yang lebih menarik dibanding rumor Mou yang disebut-sebut akan menggantikan meneer Van Gall, yaitu soal tudingan Mou yang menyebutkan pemain-pemain Chelsea bersekongkol untuk menyingkirkan dirinya dari kursi pelatih Chelsea.
Mou menuding pemain-pemain Chelsea, tidak pernah menerapkan instruksinya di setiap pertandingan. Pemain senior seperti John Terry, Cesc Fabregas, dan Diego Costa, dituding Mou sebagai biang keladi terpuruknya prestasi klub juara Liga Primer tahun lalu itu.
Tudingan Mou masih perlu dibuktikan namun yang pasti setelah ditinggal pelatih asal Portugal ini, Chelsea kembali mampu memetik kemenangan.
Terakhir tim Kota London yang kini diarsiteki Guus Hiddink ini sukses meraih tiga poin setelah merontokkan Sunderland 3-1.
Bila benar apa yang ditudingkan Mou, pelatih sekaliber apa pun tidak akan berhasil bila tidak disukai, ditentang, dan dimusuhi pemain-pemainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sorot-deni-ahmad-fajar-rabui-23-des_20151223_074354.jpg)