Sorot

Gerakan Cuci Tangan

SEJAK 15 Oktober 2008 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS).

Penulis: Januar Pribadi Hamel | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUN JABAR
Januar P Hamel, Wartawan Tribun. 

SEJAK 15 Oktober 2008 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (HCTPS). Mulai saat itu organisasi tersebut menyerukan kepada masyarakat dunia untuk mencuci tangan.

Lalu mengapa PBB sampai mencanangkan kebiasaan tersebut? Ternyata di balik itu ada manfaat yang sangat besar bagi kesehatan manusia. Selain untuk kebersihan, kebiasaan mencuci tangan bisa mengurangi penularan penyakit berbahaya seperti diare, ISPA, dan flu burung.

Cuci tangan pakai sabun dianggap mampu mencegah infeksi cacing, infeksi mata dan penyakit kulit. Selain itu bisa mencegah penyakit berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

Bukti keberhasilan pencanangan tersebut pernah dirilis World Health Orhanization (WHO).

Organisasi kesehatan di bawah PBB ini menyebutkan hasil riset pada 2005 perilaku CTPS dapat menurunkan kasus diare hingga 45 persen.

Bagaimana di Indonesia? Hasil riset kesehatan dasar tahun 2013 menyebutkan kesadaran warga yang berusia lebih dari 10 tahun untuk melakukan cuci tangan secara benar mengalami peningkatan dari 23,2 persen pada 2007 menjadi 47 persen pada 2013.

Spiritia.or.id menulis, sebuah penelitian pernah dilakukan Angkatan Lautan AS terhadap tamtama di suatu asrama besar.

Para tamtama yang berlatih tersebut kerap mengalami infeksi pada saluran pernapasan.

Sekitar 40.000 tamtama itu kemudian diharuskan agar mencuci tangan dengan air dan sabun lima kali dalam sehari. Hasilnya setelah setahun yang mengalami infeksi mengalami penurunan 45 persen.

Fakta unik lain yang diungkapkan Spiritia.or.id adalah risiko penggunaan ponsel.

Ternyata sebagian besar orang menggunakan ponsel saat buang air besar. Akibatnya 82 persen ponsel tercemar bakteri.

Jadi sebaiknya ponsel dibersihkan secara berkala sebelum benar-benar digenggam tangan kita.

Kementerian Kesehatan RI juga terus mencanangkan kebiasaan itu. Bahkan di tingkat provinsi peringatan HCTPS dilakukan setiap tahun. Kegiatannya difokuskan pada mencuci tangan bareng atau sosialisai pada warga yang masih jarang melakukan kebiasaan tersebut.

Di Jawa Barat juga begitu. Peringatan dilaksanakan di Pendopo Alun-alun Ujungberung, Kota Bandung, pada Rabu (21/10/2015).

Ketua tim penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan, hadir pada acara tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved