Kesehatan
Duh, Ingin Tubuh Langsing Kok Malah Jadi Gendut? Ini Penjelasannya
Seperti air yang diam-diam menghanyutkan, ada kalanya kebiasaan yang Anda lakukan juga diam-diam bikin berat badan naik.
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.CO.ID - Niatnya kepingin kurus tetapi faktanya malah bertambah gendut? Waduh, apa itu penyebabnya? Apakah pola makan salah?
Yups, tidak banyak yang mengetahui bahwa kebiasaan makan yang buruk tanpa disadari dapat membuat berat badan bertambah, meski orang yang bersangkutan berada dalam program diet.
Seperti air yang diam-diam menghanyutkan, ada kalanya kebiasaan yang Anda lakukan juga diam-diam bikin berat badan naik. Mungkin terkadang dilakukan tanpa sadar, tetapi justru memberikan dampak yang cukup besar.
Agar tidak keterusan, cermati beberapa kesalahan berikut ini yang seringkali Anda lakukan.
Ketika Makan Anda Terlalu Banyak Mengkonsumsi Garam
Nah biasanya sebelum mencicipi makanan, orang akan menambahkan sedikit garam pada makanan tersebut. Jika Anda termasuk yang terbiasa melakukan ini sebaiknya mulai hindari dari sekarang.
Seperti dikutip dari laman dokter.id, terlalu banyak garam dapat meningkatkan risiko dehidrasi atau kekurangan cairan karena sifat garam yang menyerap cairan. Parahnya lagi, asupan garam berlebihan dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi. Batas aman mengonsumsi garam adalah 1.500 mg atau sekitar ½ sendok teh.
Minum Air Putih Hanya Sedikit
Perlu Anda ketahui bahwa hati mengkonversi lemak menjadi bahan bakar. Tanpa asupan air yang cukup, ginjal tidak akan berfungsi pada tingkat optimal.
Akibatnya, hati akan bekerja ekstra keras untuk membantu ginjal melakukan tugasnya. Dan pada akhirnya hati tidak dapat berfungsi dengan baik.
Beberapa lemak akan tetap di dalam tubuh dan tidak dapat dikonversi menjadi bahan bakar. Ini yang menyebabkan bertambahnya berat badan.
Minum air putih setiap hari dalam jumlah yang cukup memungkinkan hati melakukan fungsinya untuk membakar lemak dan mengubahnya menjadi bahan bakar dengan optimal.
Bahkan sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology, orang yang terbiasa minum air putih lebih dari 5 gelas setiap hari mengalami penurunan risiko sebesar 41 persen akibat penyakit jantung dan kematian mendadak.
Diet ala diri Anda sendiri
Karena kurang cocok dengan program diet yang dibaca, Anda akhirnya membuat program diet ala diri sendiri. Awalnya sih memang berjalan baik, tetapi namanya bikinan sendiri akhirnya selalu ada "ah nggak apa-apa, cuma sedikit kok."
Dan inilah yang ternyata membuat program yang sebenarnya sudah tersusun bagus justru menggagalkan penurunan berat badan Anda.
Anda Cenderung Cepat Puas dan Terlalu Percaya istilah Low Fat
Karena di label tercantum istilah low fat, Anda langsung tak peduli berapa jumlah yang Anda makan. Biasanya sih begitu naik ke timbangan, langsung terasa perubahannya.
Sekalipun berembel-embel low fat, tetap saja sebenarnya makanan itu mengandung lemak. Yang apabila dimakan berlebihan, maka lemak-lemak di dalamnya akan bertambah jumlahnya.
Anda Terlalu Cepat Mengunyah Makanan
Ada orang yang bilang kalau bangun kesiangan, rejeki mudah dipatok ayam. Dan apabila melakukan ini itu lambat, maka rejeki sudah diambil orang.
Ternyata hal itu tak berlaku pada kegiatan makan. Justru semakin cepat Anda makan, maka lemak yang terkandung di dalam makanan akan sulit dicerna.
Akibatnya, ia akan menumpuk di dalam tubuh dan tidak dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Terjawablah rasa penasaran akan pelajaran di Sekolah Dasar yang menyarankan agar manusia mengunyah makanan sebanyak 32 kali, kan? (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wanita-bertubuh-gemuk_20150904_101913.jpg)