Sorot

Milangkala

MILANGKALA atau ulang tahun, konon, adalah momen yang pas untuk melakukan introspeksi.

Penulis: Deni Ahmad Fajar | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUN JABAR
Deni Ahmad Fajar, Wartawan Tribun. 

MILANGKALA atau ulang tahun, konon, adalah momen yang pas untuk melakukan introspeksi.

Milangkala, ulang tahun, atau apapun namanya, adalah kesempatan untuk merenung dan melakukan koreksi atas banyak hal.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), introspeksi adalah peninjauan atau koreksi terhadap (perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan, dsb) diri sendiri.

Bila kita setia pada apa yang difatwakan KBBI, jelas sudah bahwa milangkala atau ulang tahun bukan sekadar tiup lilin atau pesta.

Yang merayakan ulang tahun dengan tiup lilin dan pesta, biasanya adalah anak kecil atau remaja yang masuk usia puber.

Tahun ini, Indonesia merayakan ulang tahun ke-70. Tujuh puluh tahun jelas bukan usia kanak- kanak dan remaja lagi.

Di usia lebih setengah abad, tidak pantas lagi milangkala atau ulang tahun hanya diisi dengan rangkaian pesta seperti anak-anak atau remaja puber.

Apalagi masih banyak rakyat Indonesia belum merdeka dari jerat kemiskinan.

Di Kabupaten Cianjur misalnya, ada saudara kita yang hidup dalam belenggu kemiskinan di gubuk yang kondisinya sangat jauh dari layak huni.

Ironisnya gubuk tersebut berada di belakang tembok Pemkab Cianjur, tempat Bupati sehari-hari berkantor.

Nyata sudah, mereka yang belum merasakan buah kemerdekaan, tidak hanya mereka yang tinggal di pelosok-pelosok negeri ini.

Banyak kemiskinan, ketimpangan, ketidakadilan terjadi di depan mata kita.

anyak kemiskinan, ketimpangan, ketidakadilan terjadi di depan kantor-kantor pemerintah.

Sementara nun jauh di pelosok-pelosok negeri ini, banyak dari saudara kita yang belum bisa menikmati pasokan listrik atau belum mendapatkan hak mereka untuk mencecap pendidikan yang layak.

Di beberapa tempat, murid-murid sekolah dasar harus menyabung nyawa ketika menyeberangi sungai atau meniti jembatan runtuh untuk sampai di sekolah mereka yang kondisinya sama mengenaskan dengan nasib mereka.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved