Sorot
Menjaga Semangat Persib
BOBOTOH pasti bersedih membaca berita terkait pembubaran Persib.
Penulis: Januar Pribadi Hamel | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
BOBOTOH pasti bersedih membaca berita terkait pembubaran Persib Bandung. Tapi sebetulnya Persib bukan bubar.
Kalau pun para pemainnya diputus kontrak bukan berarti tim kebanggaan orang Bandung ini membubarkan diri. Sekali lagi Persib itu bukan bubar.
Bagi yang tahu pendirian klub ini pasti setuju bahwa Persib bukan bubar.
Bahkan Manajer Persib Umuh Muhtar, mungkin takkan pernah berpikir untuk membubarkan klub ini. Umuh sebelum menjadi manajer adalah bobotoh sejati.
Dalam sejarahnya Persib adalah klub yang dibentuk anggota-anggota klub di kota ini.
Kalau pun PT Persib Bandung Bermartabat saat ini memilikinya karena peraturan dari PSSI atau PT Liga Indonesia sebagai operator Liga Super Indonesia (LSI) mengharuskan klub perserta sebagai badan usaha.
Kala itu Wali Kota Dada Rosada yang juga Ketua Umum Persib sudah tak sanggup mengurus klub ini.
Pengeluaran akibat kontrak pemain yang semakin melonjak membuat keuangan klub kembang kempis.
Tak hanya itu, Peraturan Menteri Dalam Negeri yang melarang anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) digunakan membiayai klub sepak bola juga semakin menipiskan keuangan klub.
Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2013, secara tegas menyebut larangan APBD mengalokasikan anggaran untuk cabang olah raga profesional.
Peraturan ini dianggap kontroversial. Protes pun muncul pada pemerintah dari klub bahkan dari PSSI yang berkiblat pada statuta FIFA yang tidak memperbolehkan ikut campur pemerintah pada federasi.
Dalam sejarahnya Persib merupakan bentukan beberapa klub di kota ini pada 14 Maret 1933.
Awalnya kedua perkumpulan itu Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB) saja yang bergabung di klub ini. Klub-klub yang bergabung belakangan adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.
Persib terus berkembang. Tim kebanggaan urang Bandung ini menjadi klub yang disegani di Indonesia. Bahkan nama Maung Bandung semerbak di negara tetangga.
Berpuluh-puluh piala berhasil dikumpulkan baik tingkat nasional maupun regional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/redaktur-pelaksana-januar-pribadi-hamel_20150610_132346.jpg)