Breaking News:

Cerpen Mashdar Zainal

Di Halaman Masjid

PEREMPUAN tua itu duduk di bawah pohon sawo, di halaman masjid. Ia selalu datang setiap kali tiba wakthu salat zuhur dan asar.

Ilustrasi Cerpen Di Halaman Masjid 

"Menurut kalian, apa yang diharapkan perempuan tua itu?" ketua takmir mencoba menyelisik pendapat kami semua.

"Saya pernah menyapanya, dan sedikit ngobrol dengannya, dan ia mengatakan bahwa memang ia yang menata sandal-sandal itu, supaya kelihatan rapi katanya, itu saja."

"Apa perempuan tua itu waras?" selidik seseorang.

"Hus, tentu saja ia waras," jawab yang lain.

"Tapi ia datang ke masjid hanya untuk menata sandal."

"Dan membersihkan halaman sesekali," tambahku.

"Sepertinya kita harus mengusir perempuan itu supaya tidak meresahkan jemaah," yang lain mengusulkan pula. "Bukankah bisa saja, ia bermaksud mencuri sandal jemaah atau bahkan membawa lari kotak amal."

"Itu namanya berburuk sangka," ketua takmir mengingatkan.

"Jadi, bagaimana baiknya?"

"Selama ia tidak mengganggu, nyata-nyata mengganggu jemaah, menurutku tidak masalah," ketua takmir bersuara, penuh kebijakan.

Halaman
1234
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved