Masih Terbaring Sakit, Pria Ini Diantar Ambulans untuk Mencoblos di KBRI Singapura

"Saya memang sedang sakit, namun saya terus bertempur. Apalah artinya saya mengaku seorang Indonesia jika saya diam di rumah sakit tidak mencoblos," k

Masih Terbaring Sakit, Pria Ini Diantar Ambulans untuk Mencoblos di KBRI Singapura
Dokumentasi Pribadi Pendeta Bigman Sirait
Pendeta Bigman Sirait mendapat izin mencoblos di ambulans setelah sempat mengalami kesulitan memberikan hak suaranya karena sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Singapura. 

TRIBUNJABAR.ID, SINGAPURA - Meski masih sakit keras dan terbaring di ranjang rumah sakit, semangat warga negara Indonesia Bigman Sirait tidak turun untuk mencoblos Pemilu 2019 pada Minggu (14/4/2019).

Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara ini masih dalam kondisi lemah setelah menjalani operasi jantung di sebuah rumah sakit di kawasan Novena, Singapura.

Namun, Bigman Sirait menolak menyerah ketika mendapat kabar surat suara tidak mungkin diantar ke ruang tempat dia sedang dirawat.

Pria yang berprofesi sebagai pendeta ini kemudian meminta dokter untuk kembali mencoba menghubungi KBRI.

Dokter kemudian mengabarkan ke KBRI bahwa Bigman bersikeras ingin mencoblos untuk menunaikan hak politiknya sebagai permintaan terakhirnya.

Dokter tahu tidak dapat begitu saja membiarkan Bigman bergerak menuju KBRI karena kondisinya yang masih lemah.

Namun tekadnya memang luar biasa. Akhirnya pihak dokter dan rumah sakit mengizinkan Bigman Sirait untuk diantar dengan ambulans yang difasilitasi tube untuk mencoblos calon pilihannya pada Minggu (14/4/2019).

Sejumlah WNI Tak Bisa Nyoblos Pemilu 2019 di Sydney Australia, Begini Tanggapan PDIP dan BPN

PPLN Singapura mengantarkan dua surat suara ke ambulans, tempat pria berusia 58 ini berbaring sambil mencoblos

"Saya memang sedang sakit, namun saya terus bertempur. Apalah artinya saya mengaku seorang Indonesia jika saya diam di rumah sakit tidak mencoblos," katanya.

"Jika saya tidak mencoblos, saya sama saja dengan seorang pengecut," ucap Bigman Sirait dengan wajah penuh senyum ketika selesai mencelupkan jarinya ke tinta.

Bigman bukan satu-satunya WNI yang sedang sakit di Singapura, namun tetap ingin berpartisipasi dalam pesta demokrasi terbesar Indonesia.

Mantan Ibu Negera Ani Yudhoyono yang sedang dirawat di rumah sakit di Singapura mendapat fasilitas untuk dapat mencoblos di atas tempat tidurnya.

Menurut keterangan suaminya, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, proses pemilihan yang dilakukan istrinya di rumah sakit berjalan dengan lancar.

Menurutnya, Ani begitu senang memberikan hak suaranya dalam pemilu kali ini meski harus dilaksanakan di rumah sakit.

"Ibu Ani dengan senang hati memberikan suaranya karena Ibu Ani sadar suara rakyat itu penting," katanya. (Kompas.com/Ericssen)

Video Ahok BTP Marah saat Mencoblos di Jepang Mengaku Dikerjai, Ini Kronologi dan Penjelasannya

Muncul Nama Samsul Bahri dalam Isu Dugaan Kecurangan Pemilu 2019 di Sydney, Ini Kata KPU

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved