Sekda Sebut Ajang Wali Kota Cirebon Open Berdampak Positif bagi Pembinaan Atlet Bulutangkis

Sekda Kota Cirebon, Asep Dedi, menyebut Wali Kota Cirebon Open 2019 berdampak positif bagi pembinaan atlet bulutangkis di Kota Cirebon.

Sekda Sebut Ajang Wali Kota Cirebon Open Berdampak Positif bagi Pembinaan Atlet Bulutangkis
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
Sejumlah atlet saat bertanding dalam kejuaraan Wali Kota Cirebon Open 2019 di Sport Hall Bima, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (18/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Asep Dedi, menyebut Wali Kota Cirebon Open 2019 berdampak positif bagi pembinaan atlet bulutangkis di Kota Cirebon.

Pasalnya, setiap tahunnya banyak pebulutangkis Kota Udang yang turut ambil bagian dalam even tersebut.

"Kali ini ada lebih dari 50 atlet Kota Cirebon yang turun di ajang ini," kata Asep Dedi saat ditemui usai membuka Wali Kota Cirebon Open 2019 di Sport Hall Bima, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (18/3/2019).

Ia mengatakan, laga tersebut menjadi ajang pembuktian para pebulutangkis asal Kota Cirebon mengenai hasil latihannya selama ini.

Mengingat banyak klub besar yang mengutus atlet binaannya turun di even tersebut.

1.127 Atlet Bulutangkis Berlaga di Wali Kota Cirebon Open 2019

Bahkan, Asep yang juga menjabat Ketua PBSI Kota Cirebon itu menyebut klub-klub besar tersebut mempunyai misi lain.

"Mereka (klub) itu mencari atlet berbakat untuk ditarik bergabung," ujar Asep Dedi.

Ia mengatakan, selama laga tersebut banyak atlet Kota Cirebon yang akhirnya bergabung ke klub-klub tersebut.

Gempa Kembali Getarkan Lombok Timur, Guncangannya Tidak Sekuat Kemarin

Karenanya, hal itu berdampak positif bagi pembinaan atlet bulutangkis di Kota Cirebon.

Pada even keempat ini terdapat 1127 peserta yang berasal dari berbagai klub di sejumlah daerah di Indonesia.

Bahkan, beberapa peserta di ajang yang berlangsung hingga 23 Maret 2019 itu berasal dari luar negeri, di antaranya, Jepang, Korea, Srilangka, dan India.

Mobil Tak Dilengkapi Tempat Sampah di Kota Bandung, Bakal Didenda Rp 500 Ribu

Sutopo Uraikan Penyebab Banjir Bandang Sentani, Diduga Sebelumnya Ada Sungai yang Terbendung Longsor

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved