Bandit Pecah Kaca Fortuner Diparkir di Masjid Jalan Cugenang Cianjur, Duit Rp 150 Juta Dibawa Kabur

Bandit pecah kaca beraksi di jalur jalan nasional dengan memecahkan kaca mobil Fortuner hitam yang terparkir di halaman Masjid Firdaus

Bandit Pecah Kaca Fortuner Diparkir di Masjid Jalan Cugenang Cianjur, Duit Rp 150 Juta Dibawa Kabur
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Bandit Pecah Kaca Fortuner 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Bandit pecah kaca beraksi di jalur jalan nasional dengan memecahkan kaca mobil Fortuner hitam yang terparkir di halaman Masjid Firdaus, Jalan Raya Cugenang, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Selasa (12/2/2019).

Bandit beraksi saat korban sedang melaksanakan salat subuh di dalam masjid. Korban yang belakangan diketahui warga Cirebon ini sempat mendatangi Polsek Cugenang, ia mengaku kehilangan uang Rp 150 juta.

Namun korban hanya melapor lisan, setelah diarahkan untuk melapor ke Polres Cianjur korban mengaku keberatan dan sedang ditunggu karena ada urusan lainnya.

Beredaranya informasi bandit yang memecahkan kaca langsung menghebohkan warga Cijedil dan sekitarnya.

Kapolsek Cugenang Kompol Iwan Mustawan, membenarkan adanya kejadian aksi pecah kaca yang diduga dilakukan oleh sekawanan bandit spesialis yang kerap beraksi di jalur jalan nasional.

Kapolsek mengatakan, kejadian diperkirakan terjadi pada pukul 05.30 WIB, mobil Fortuner B 1641 KJR tersebut merupakan milik warga asal Cirebon yang akan menghadiri acara di wilayah Cipanas.

Siapa Sosok Perempuan yang Menjadi Korban Mutilasi? Istri Nuryanto Tidak Mengenal Ai Munawaroh

"Berdasarkan laporan dari anggota Reskrim, korban yang enggan disebutkan namanya itu mengaku kehilangan uang di mobilnya yang lagi parkir di halaman Masjid Al Firdaus, uangnya sebesar Rp 150 juta," kata Kompol Iwan Mustawan, saat ditemui di Mapolsek Cugenang.

Iwan mengatakan, pihaknya terus menekankan agar patroli jalan raya diintensifkan lagi dari yang sudah rutin dilaksanakan.


"Kami patroli setiap malam, kami mengimbau kepada pengendara agar berhati-hati saat beristirahat apalagi membawa barang berharga di dalam mobil," katanya.

Iwan mengatakan, korban tak melakukan laporan seperti yang sudah ia sarankan.

"Karena korban kehilangan uang cukup besar, sesuai arahan saya sudah memerintahkan anggota untuk menemani korban ke Polres, namun korban akhirnya memutuskan untuk kembali ke Cirebon," ujarnya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved