Kakek 83 Tahun Cabuli Bocah 10 Tahun di Kebun Singkong, Pakai Iming-iming Uang Jajan

Rumah mereka berdekatan. Pelaku diduga telah mencabuli korban sebanyak dua kali.

Kakek 83 Tahun Cabuli Bocah 10 Tahun di Kebun Singkong, Pakai Iming-iming Uang Jajan
SHUTTERSTOCK
Gadis korban pencabulan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS-  Usia boleh mendekati satu abad tapi ternyata hasrat seksual Em (83) masih menggebu-gebu.

Kakek tua asal Desa Jayagiri Panumbangan Ciamis itu pun melampiaskan dengan cara yang tak halal.

Lebih mengenaskan lagi, korban gelora nafsu kakek renta yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani tersebut adalah bocah usia 10 tahun.

Sebut saja namanya Melati (bukan nama sebenarnya) yang tak lain adalah anak tetangganya Em.


Rumah mereka berdekatan. Pelaku diduga telah mencabuli korban sebanyak dua kali. Tempatnya di kebun singkong di belakang rumah pelaku.

“Terakhir perbuatan cabul itu terjadi tanggal 29/6 lalu sekitar pukul 10.00 siang,” jelas Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso yang didampingi Kasatreskrim AKP Hendra Virmanto dan Paur Humas Polres Ciamis Iptu Hj Iis Yeni  kepada Tribun dan wartawan lainnya di Mapolres Ciamis, Senin (2/7) siang.

Setiap melakukan perbuatan bejatnya tersebut, Em mengiming-iming korban yang masih duduk di kelas V SD tersebut dengan uang jajan.

Baca: Beri Bantuan untuk Nenek di Karawang, Dedi Mulyadi: Sudahlah Enggak Usah Lagi Ngurusin Politik

Baca: Bangkit dari Ketertinggalan Saat Hadapi Jepang, Belgia Tantang Brasil di 8 Besar Piala Dunia 2018

Kali pertama pelaku memberi korban uang jajan Rp 10.000 sedangkan perbuatan kedua kalinya pelaku memberi uang Rp 20.000 untuk korban.

Ulah Em yang repot dengan sahwatnya tersebut terungkap setelah korban mengeluh pada orang tuanya karena bagian kemaluannya perih. 

Orang tua korban kemudian melapor ke aparat kepolisian sehingga kakek renta dari kaki Gunung Sawal  tersebut diciduk dan kini mendekam di tahanan Polres Ciamis.

Menurut AKBP Bismo Teguh Prakoso, Em terancam pasal berlapis yakni pasal 81 ayat (2) atau pasal 76 ayat (e) jo pasal 82 UU No 35 tentang perlindungan anak dengan hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 5 milyar (*)   

Penulis: Andri M Dani
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help