Harga BBM Naik, Biaya Distribusi Melejit
mengemukakan, kenaikan harga BBM berpengaruh pada biaya pendistribusian. Dia menilai, kenaikan solar bersubsidi sebesar
Penulis: | Editor: Darajat Arianto
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Jabar, Ferry Sofwan Arief, mengemukakan, kenaikan harga BBM berpengaruh pada biaya pendistribusian. Dia menilai, kenaikan solar bersubsidi sebesar Rp 1.000 per liter, dapat membuat biaya transportasi dan pendistribusian meningkat 17-20 persen. "Tapi jangan sampai ketika transportasi naik 17-20 persen, harga jual barang pun naik 20 persen.Terlebih menjelang Ramadan dan Idulfitri. Itu dapat memberatkan," kata Ferry di Pasar Kosambi, Jalan A Yani Bandung, Kamis (23/5).
Menurutnya, beredarnya isu kenaikan BBM memicu naiknya harga jual komoditas sekitar 2,5-3 persen. Antara lain cabai, dan bawang. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, Ferry menyarankan para pedagang supaya mempertimbangkan dan mengalkulasikan berapa kenaikannya secara cermat.
"Itu supaya tidak memengaruhi daya beli masyarakat. Jika naiknya tinggi, tentunya pembeli pun sepi. Kami harap, kalau pun ada kenaikan tidak melebihi 10 persen," sambungnya. (*)