Harga Elpiji 12 Kg Naik Juni
Audy menjelaskan, pada dasarnya, pihaknya tidak menaikkan harga produksi.
Penulis: | Editor: nip
Audy menjelaskan, pada dasarnya, pihaknya tidak menaikkan harga produksi. Namun, lanjutnya, pihaknya menghapuskan biaya distribusi, yang selama ini ditanggung PT Pertamina. "Artinya, jika terjadi penyesuaian, masyarakat yang menanggung biaya distribusi," tukasnya.
Apabila pada akhirnya harga jual elpiji naik, Audy menyebutkan, kenaikannya sekitar Rp 900-1.200 per kilogram. Jika untuk tabung 12 kilogram, terangnya, berarti terjadi kenaikan sekitar Rp 12.000 per kilogram. Kenaikan itu, jelasnya, sebagai biaya distribusi, bukan harga pokok elpiji. Ditegaskan, kenaikan distribusi itu tidak bergantung pada jarak pendistribusian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, PT Pertamina berencana menaikkan harga jual elpiji 12 kilogram pada Senin (22/4). Angka kenaikan tersebut variatif, yaitu Rp 12.000-20.000.
Informasinya, kenaikan itu sesuai jarak tempuh distribusi. Jika jarak distribusi tidak melebihi 30 kilometer, kenaikannya sekitar Rp 12.000 per tabung. Sedangkan untuk jarak sampai ratusan kilometer bisa mencapai Rp20.000 per tabung. (win)