Jelang Idulfitri, Penjualan Batik Naik 40 Persen
Pengusaha dan perajin batik di sentra batik Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon sibuk. Mereka harus ekstra kerja keras menambah
Penulis: roh | Editor: Darajat Arianto
Sejak satu bulan terakhir ini, permintaan kain batik ke sentra batik Trusmi mengalami peningkatan. Semakin dekatnya waktu lebaran dan penerimaan siswa baru menjadi penyebab. Ini karena sejumlah sekolah mewajibkan siswanya berseragam batik pada hari-hari tertentu, dan ada banyak warga yang tertarik mengenakan batik ketika Idulfitri.
"Alhamdulillah permintaan sudah ramai. Ada kenaikan sekitar 40 persen dibanding hari biasa," kata pengusaha batik Trusmi, Sally Giovani kepada Tribun, Senin (4/6). (*)
Sally mengaku, di hari biasa dia bisa menjual sekitar 2.214 potong batik baik kain atau pakaian jadi setiap harinya. Pembeli berasal dari beragam daerah, termasuk pelanggan yang berasal dari luar kota. (*)