Kamis, 23 April 2026

Diky Candra Nilai Uji Coba CFD ASN Rabu di Kota Tasikmalaya Kurang Efektif, Minta Dikaji Ulang

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, menilai uji coba car free day (CFD) bagi ASN dinilai kurang efektif dan belum maksimal.

Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Jaenal Abidin
CFD - Sejumlah ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya mulai melakukan uji coba CFD dengan menggunakan moda transportasi sepeda untuk kegiatan ke kantor, Rabu (15/4/2026). Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, menilai uji coba car free day (CFD) bagi ASN dinilai kurang efektif dan belum maksimal. 
Ringkasan Berita:
  • Diky Candra Negara, menilai uji coba car free day (CFD) bagi ASN dinilai kurang efektif dan belum maksimal
  • Uji coba CFD bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya sudah diberlakukan pada Rabu 15 April 2026
  • Sedangkan untuk work from home (WFH) sudah berjalan menuju minggu ketiga bagi ASN Pemkot Tasikmalaya dan lebih efektif
  • Diky menjelaskan pihaknya juga sudah meminta agar segera dikaji kembali supaya lebih manfaat dirasakan di lingkungan pemerintah Kota Tasikmalaya  

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, menilai uji coba car free day (CFD) bagi ASN dinilai kurang efektif dan belum maksimal.

Diketahui bahwa uji coba CFD bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya sudah diberlakukan pada Rabu 15 April 2026.

Minggu ini menjadi pekan yang kedua uji coba CFD.

Sedangkan untuk work from home (WFH) sudah berjalan menuju minggu ketiga bagi ASN Pemkot Tasikmalaya dan lebih efektif.

Penerapan ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) dan penghematan energi di tengah geopolitik.

Baca juga: Cara Diky Candra Siasati Dampak Kenaikan BBM Non Subsidi: Ganti Mobil Dinas

"Kurang efektif karena ini kan uji coba. Karena bukan saja unsur pimpinan yang ada tugas di beberapa wilayah tidak mungkin terus berjalan kaki dan bersepeda karena jaraknya cukup jauh," kata Diky saat menghadiri kegiatan di Aula Bale Priangan, Gedung Bank Indonesia, Selasa (21/4/2026).

Diky menjelaskan pihaknya juga sudah meminta agar segera dikaji kembali supaya lebih manfaat dirasakan di lingkungan pemerintah Kota Tasikmalaya.

"Kemarin saya minta agar ini dikaji lagi, terutama pimpinan karena kita hanya datang, terus mobil diparkir diluar tetap jalan itu malah hampir mirip seperti itu tidak mengurangi hal lainnya," kata Diky.

Ditanyai penerapan CFD ini apakah akan lebih efektif menggunakan kendaraan listrik bagi ASN di Kota Tasikmalaya, ia menegaskan sama saja dan malah menambah anggaran.

"Kalau kita harus beli mobil listrik atuh biaya lagi, kalau bebankan pada pribadi takut ada apa-apa lagi," katanya.

DIky memohon maaf kepada masyarakat terkait belum efektifnya CFD bagi ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya yang sekarang sudah masuk ke minggu kedua.

Baca juga: Kasus Guru Cabuli Anak SD di Sumedang Harus Diusut Tuntas, Retno: Tak Boleh Didiamkan

"Karena ini uji coba dan kami mohon maaf apabila ini kurang efektif ini bagian dari uji coba nanti kita rubah lagi," kata Diky.

Pihaknya juga belum merencanakan melakukan carteran bus sebagai antar jemput bagi ASN Kota Tasikmalaya.

"Sementara belum mengarah kesana, saya serahkan kepada pimpinan dan saya sudah sampaikan keluhannya. Bahkan efektifnya itu lebih ke penerapan WFH di hari Jumat, toh disitu akan terbatas orang-orang yang hadir," ucap Diky. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved