TAG
Longsor Cibitung
-
Polisi membawa anjing pelacak untuk mencari korban yang tertimbun longsor di Kampung cibitung
Kamis, 7 Mei 2015
-
SEJUMLAH daerah yang diindikasikan rawan terjadi bencana harus segera dievaluasi.
Kamis, 7 Mei 2015
-
POLDA juga akan menambah jumlah personel yang untuk membantu tim melakukan evakuasi.
Kamis, 7 Mei 2015
-
HAL itu setelah jenazah korban diidentifikasi tim DVI Polda Jabar.
Kamis, 7 Mei 2015
-
DADI (65), kakak Dedeh dan Wiwi meyakini jika korban yang ditemukan adalah Dedeh.
Kamis, 7 Mei 2015
-
SAAT ditemukan jenazah korban masih utuh.
Kamis, 7 Mei 2015
-
DI hari ketiga pencarian, area longsor sudah disterilkan dari warga yang ingin melihat lokasi longsor.
Kamis, 7 Mei 2015
-
DI hari ketiga pencarian, area longsor sudah disterilkan dari warga yang ingin melihat lokasi longsor.
Kamis, 7 Mei 2015
-
LONGSOR Pangalengan adalah peristiwa kesekian kali setelah sejumlah bencana serupa di Jawa Barat.
Kamis, 7 Mei 2015
-
Hingga Rabu sore, korban yang ditemukan meninggal dunia masih berjumlah empat orang. Diduga masih ada 10 hingga 11 orang warga Cibitung yang terkubur
Kamis, 7 Mei 2015
-
Longsor yang terjadi Selasa (5/5/2015) sore itu mengakibatkan sejumlah rumah dan belasan orang warga di kampung tersebut tertimbun material longsor
Rabu, 6 Mei 2015
-
Hasil evakuasi hari ini, tidak ada korban yang ditemukan. Namun tim sudah merencanakan titik pencarian di hari selanjutnya.
Rabu, 6 Mei 2015
-
Keempat korban longsor itu dilarikan Unit Gawat Darurat RSUD Al Ihsan Selasa (5/5) kemarin sore bersama enam korban lainnya
Rabu, 6 Mei 2015
-
Secara kasat mata, katanya, pembangunan di kawasan Darajat sangat rawan terkena bencana.
Rabu, 6 Mei 2015
-
Pipa besi berdiameter satu meter dengan ketebalan tiga centimeter tersebut hancur dan meledak setelah tertimpa material longsor
Rabu, 6 Mei 2015
-
Tim SAR Purwakarta juga diterjunkan ke daerah tersebut
Rabu, 6 Mei 2015
-
Semua itu merupakan hasil pendataan sementara yang seiring perkembangan upaya evakuasi bisa berubah
Rabu, 6 Mei 2015
-
Pembuatan saluran dimaksudkan agar jika terjadi longsor susulan, aliran tanah tak akan mengarah kembali ke pemukiman.
Rabu, 6 Mei 2015
-
LONGSOR yang terjadi pada Selasa (5/5/2015) tersebut, menimbun enam rumah dan lima rumah rusak berat.
Rabu, 6 Mei 2015
-
Ditemukan retakan dan nendatan sedalam 2,5 m, sepanjang 500 meter.
Rabu, 6 Mei 2015
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved