Senin, 8 Juni 2026

Respons Dedi Mulyadi Nyaris Bantu Tersangka Pencurian Motor di Sumedang: Sudah Curiga

Kecurigaan Dedi Mulyadi pun benar, pengendara yang bertemu dengannya itu ditangkap atas kasus dugaan pencurian motor sehari setelahnya.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat diwawancara usai mengembalikan Mahkota Binokasih ke Karaton Sumedang Larang, Senin (18/5/2026) sore. 

Ringkasan Berita:
  • Kecurigaan KDM: Saat menegur pengendara motor tanpa pelat di Sumedang, Dedi Mulyadi sudah curiga kendaraan tersebut hasil curian.
  • Hampir Dibantu: Berniat baik, Dedi Mulyadi sempat berencana membantu membayarkan pajak motor tersebut.
  • Pelaku Ditangkap: Sehari setelah bertemu, pria tersebut diciduk Polres Sumedang karena atas dugaan curanmor bersama komplotan lainnya.

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi nyaris membantu membayar pajak kendaraan bermotor kepada tersangka pencurian motor yang akhirnya tertangkap oleh polisi.

Dedi Mulyadi sempat bertemu pencuri motor tersebut di Jalan Umar Wirahadikusuma, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang.

Melalui akun unggahan TikTok pribadinya, Sabtu (6/6/2026), Dedi Mulyadi memperlihatkan momen saat ia bertemu dengan pencuri motor tersebut.

Dalam cuplikan video itu, terlihat Dedi Mulyadi bertanya kepada pengendara sepeda motor tanpa nomor polisi tersebut.

"Motor maneh bodong?" tanya Dedi Mulyadi.

"Henteu, Pak, aya (tidak, Pak, ada)," jawab pengendara itu.

Namun, Dedi Mulyadi pun menegaskan jika sepeda motor tidak memiliki pelat nomor, berarti bodong.

Baca juga: Wabup Sumedang Fajar Aldila dan Astria Dita Oktavia Sah Jadi Suami Istri, Dedi Mulyadi Hadiri Akad

Begitu pula dengan pengendara motor lainnya yang tidak bisa menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Menanggapi tertangkapnya tersangka pencurian motor itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa sejatinya ia sudah menaruh curiga.

"Saat saya mengejar anak-anak yang mengenakan knalpot brong itu, sebenarnya saya sendiri sudah mencurigai bahwa ada hal yang ganjil dalam penggunaan motor itu," ungkap Dedi Mulyadi, dikutip minggu (7/6/2026).

"Saya sempat bertanya, itu motor ada suratnya atau tidak, dia jawab tidak ada suratnya. Saya ngomong lagi, jangan-jangan motornya hasil curian," sambungnya.

Kecurigaan Dedi Mulyadi pun benar, para pengendara motor tersebut kemudian ditangkap karena dugaan pencurian motor.

"Eh, ternyata peristiwanya terjadi deh. Mereka hari ini ditangkap karena tuduhan pencurian kendaraan bermotor," kata Dedi Mulyadi.

Keterangan Polisi

Sebelumnya, Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika juga menjelaskan bahwa tersangka pencurian motor itu memang sempat bertemu Dedi Mulyadi.

"Pak KDM kemudian beritikad baik akan (membantu proses) membayarkan pajaknya."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved