Minggu, 17 Mei 2026

Persib Bandung

Respons Persib Bandung soal Denda AFC Rp3,5 M dan Larangan Penonton: Kecewa dan Prihatin

Manajemen Persib Bandung merasa kecewa terhadap para segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab di tengah perubahan positif Bobotoh.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Dok. Persib
PERSIB melaju ke babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 setelah mengalahkan Bangkok United 1-0 pada pertandingan babak pertama Grup G AFC Champions League Two 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, 10 Desember 2025 malam. Gol PERSIB dicetak melalui tandukan Ramon "Tanque" De Andrade Souza menit 45+1. Keberhasilan PERSIB lolos ke babak 16 Besar menyamai prestasi pada Piala AFC 2015 lalu. 

"Karena itu, setiap perjalanan dan pencapaian PERSIB di level Asia seharusnya menjadi kebanggaan bersama yang dijaga secara kolektif, bukan justru dirugikan oleh tindakan yang menghambat langkah dan cita-cita besar yang sedang diperjuangkan bersama," tulis Persib Bandung.

Manajemen juga menegaskan adanya standar regulasi, keamanan, dan dispilin yang sangat ketat dalam kompetisi internasional yang setiap tindakannya bisa mendatangkan konsekuensi serius terhadap klub.

"Satu tindakan emosional dalam beberapa menit dapat memberikan dampak panjang terhadap masa depan klub, pemain, dan jutaan Bobotoh lainnya," tulis Persib Bandung.

Evaluasi dan Pembenahan

Manajemen Persib Bandung menuturkan, pihaknya enggan membuat kerja keras, pengorbanan, dan mimpi besar yang sedang dibangun kembali terganggu akibat tindakan yang tidak bertanggung jawab.

"Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk benar-benar memahami bahwa menjaga PERSIB bukan hanya soal hadir dan mendukung di stadion, tetapi juga tentang menjaga kehormatan, reputasi, dan masa depan klub ini di level internasional," tulis Persib Bandung.

Selain itu, internal Persib Bandung juga siap berbenah dengan melakukan introspeksi dan evaluasi secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan.

"Termasuk sistem keamanan, koordinasi panitia pelaksana, manajemen risiko pertandingan, hingga langkah-langkah preventif lainnya agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang."

"PERSIB memahami bahwa evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk terhadap aspek-aspek yang berada dalam tanggung jawab klub." 

Baca juga: 4 Lokasi Bioskop yang Gelar Nobar Persib Bandung Lawan PSM Makassar

"Kami meyakini bahwa menjaga sepak bola yang aman dan bermartabat harus dimulai dari evaluasi terhadap diri sendiri, sekaligus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pihak," tulis Perisb Bandung.

Jadi Pembelajaran

Di tengah situasi yang terjadi, Persib Bandung percaya kepada para Bobotoh dengan kecintaan yang besar dan tulus untuk klub.

"Kecintaan tersebut selama ini telah menjadi kekuatan penting dalam perjalanan PERSIB untuk terus tumbuh, berkembang, dan bersaing di level tertinggi."

"Karena itu, momentum ini harus menjadi pembelajaran bersama agar energi besar yang dimiliki Bobotoh tetap menjadi kekuatan positif yang mampu membawa PERSIB semakin maju, semakin profesional, dan semakin membanggakan di level Asia," harap manajemen Persib.

Menurut manajemen Persib, kecintaan tersebut sejatinya harus terwujud dalam bentuk tanggung jawab.

"Sebab sebesar apa pun dukungan yang diberikan, semuanya akan kehilangan makna ketika tindakan yang dilakukan justru merugikan perjuangan klub yang sama-sama kita cintai."

"PERSIB adalah kebanggaan Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia. Menjaga kehormatan serta masa depan klub ini di level Asia adalah tanggung jawab bersama," tutur manajemen.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved