Persib Bandung
Respons Persib Bandung soal Denda AFC Rp3,5 M dan Larangan Penonton: Kecewa dan Prihatin
Manajemen Persib Bandung merasa kecewa terhadap para segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab di tengah perubahan positif Bobotoh.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Ringkasan Berita:
- Sanksi Berat AFC: Persib didenda Rp3,5 miliar (200.000 USD) dan hukuman tanpa penonton akibat kericuhan suporter saat laga melawan Ratchaburi FC, 18 Februari lalu.
- Kerugian Klub: Manajemen PT PBB kecewa karena insiden oknum tersebut merusak reputasi, finansial, dan pendapatan tiket di kompetisi internasional.
- Evaluasi Total: Persib berkomitmen melakukan pembenahan sistem keamanan dan mengajak Bobotoh menjaga kehormatan klub agar tidak menghambat prestasi di level Asia.
TRIBUNJABAR.ID - PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menyampaikan rasa kecewa dan prihatin atas sanksi denda Rp3,5 miliar dan larangan penonton imbas kericuhan suporter pada laga AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Pertandingan yang dimaksud yakni laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada babak 16 besar, 18 Februari 2026.
Dalam pertandingan tersebut, terjadi berbagai pelanggaran yang membuat AFC Disciplinary and Ethics Committee menjatuhkan denda sebesar 200.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp3,5 miliar.
Bukan hanya itu, Persib Bandung juga mendapatkan hukuman penutupan stadion untuk pertandingan kandang di kompetisi AFC.
"PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas sanksi dan denda yang dijatuhkan oleh AFC menyusul insiden yang terjadi setelah pertandingan antara PERSIB melawan Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026 dalam ajang AFC Champions League Two 2025/2026," tulis manajemen Persib Bandung dalam pernyataan resminya, Jumat (15/5/2026).
Manajemen Persib Bandung menjelaskan, pihaknya menghormati keputusan AFC sebagai bagian dari komitmen terhadap profesionalisme, disiplin, dan tata kelola sepak bola internasional.
Namun demikian, manajemen Persib Bandung juga menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan-tindakan yang merugikan klub.
Baca juga: Head to Head Persib Bandung vs PSM Makassar, Catatan Menang Nyaris Imbang
"Di sisi lain, Persib sangat menyayangkan bahwa akibat tindakan yang seharusnya dapat dihindari, klub kini harus menanggung kerugian yang sangat besar, baik secara finansial, reputasi, maupun terhadap perjuangan yang sedang dibangun untuk terus bersaing dan berkembang di level internasional," tulis manajemen.
Bukan hanya nilai denda fantastis mencapai Rp3,5 miliar, lanjut manajemen, Persib Bandung juga kehilangan pendapatan pertandingan akibat hukuman tanpa penonton yang juga menjadi kerugian sangat besar bagi klub.
"Nilai tersebut bukan angka kecil. Dana sebesar itu sejatinya dapat dialokasikan untuk penguatan fasilitas klub, pembinaan jangka panjang, peningkatan kualitas operasional, hingga memperkuat daya saing tim agar PERSIB dapat terus berkembang dan melangkah lebih jauh di level Asia," tulis Persib Bandung.
Sesalkan Oknum Tak Bertanggung Jawab
Lebih lanjut, manajemen Persib Bandung juga menyesalkan bahwa kerugian ini juga bukan hanya klub yang merasakan, tetapi oleh Bobotoh secara luas.
"Dalam dua hingga tiga tahun terakhir, dukungan Bobotoh yang semakin dewasa, tertib, cerdas, dan bertanggung jawab telah menjadi pondasi penting dalam membangun citra positif PERSIB sebagai klub profesional dengan basis suporter yang luar biasa," tulisnya.
Persib Bandung mengungkapkan rasa kecewanya terhadap para segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab di tengah perubahan positif Bobotoh yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
"Yang paling berat, konsekuensi besar ini pada akhirnya tidak ditanggung oleh pelaku secara pribadi, tetapi harus dipikul oleh klub serta jutaan Bobotoh lain yang selama ini menjaga Persib dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan," bebernya.
Coreng Cita-cita Besar Persib di Level Asia
Persib Bandung menilai, situasi ini bukan hanya merugikan klub, tetapi juga merugikan sepak bola Indonesia, Jawa Barat, dan Kota Bandung sebagai satu-satunya klub perwakilan di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
| Head to Head Persib Bandung vs PSM Makassar, Catatan Menang Nyaris Imbang |
|
|---|
| Gosip Transfer Persib Bandung: 2 Pemain Asing Minim Menit Bermain Diisukan Bakal Dapat 'Hatur Nuhun' |
|
|---|
| 4 Lokasi Bioskop yang Gelar Nobar Persib Bandung Lawan PSM Makassar |
|
|---|
| 2 Pemain Persib Bandung Masuk Best XI Pekan Ke-32, Bojan Hodak Pelatih Terbaik |
|
|---|
| Jadwal Sisa Laga Persib Bandung di Liga 1 2025/2026: Dua Langkah Lagi Menuju Juara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/PERSIB-melaju-ke-babak-16-Besar-AFC-Champions-Le.jpg)