Minggu, 17 Mei 2026

Persib Bandung

Bobotoh Bikin Persib Bandung Rugi Besar hingga Miliaran, Eko Maung: Denda Terbesar tapi Setimpal

Persib Bandung kembali terkena sanksi akibat ulah oknum Bobotoh, hingga terkena denda mencapai sekitar Rp 3,5 miliar=

Tayang:
Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama
ADANG SUPORTER - Pemain, pelatih, hingga staf Persib Bandung mengadang oknum suporter dari tribun bagian selatan yang merangsek masuk ke lapangan setelah laga melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam dalam leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Persib Bandung menang 1-0 tetapi kalah agregat 1-3. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUBJABABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung kembali terkena sanksi akibat ulah oknum Bobotoh, hingga terkena denda mencapai sekitar Rp 3,5 miliar, dan larangan dihadiri penonton saat berlaga kandang di dua laga.

Saksi tersebut didapat setelahnya pertandingan Persib menghadapi Ratchaburi FC yang berakhir 1-0, pada AFC Champions League Two, di Stadion GBLA, 18 Februari 2026.

Sanksi tersebut didapat Persib, berdasarkan keputusan AFC Disciplinary and Ethics Committee tertanggal 13 Mei 2026, Persib menerima sanksi berupa denda sebesar USD 200.000 serta hukuman penutupan stadion untuk pertandingan kandang di kompetisi AFC.  

Baca juga: Sanksi Mengerikan AFC: Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Larangan Penonton, Ini Rinciannya

Pentolan Bobotoh yang juga peneliti hukum olahraga, Eko Noer Kristiyanto, mengungkapkan, sanksi tersebut tak bisa dihindari.

Para pemain Ratchaburi FC berlarian masuk dalam stadion saat situasi di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) memanas saat Persib gagal ke babak perempat final. Tribun Jabad / Adi Ramadhan Pratama.
Para pemain Ratchaburi FC berlarian masuk dalam stadion saat situasi di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) memanas saat Persib gagal ke babak perempat final. Tribun Jabad / Adi Ramadhan Pratama. (Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama)

"Itu denda yang sangat bikin kaget tapi tak mengejutkan, memang ini denda terbesar tapi setimpal," ujar Eko, saat dihubungi Tribun Jabar, Sabtu (16/5/2026).

Eko Noer Kristiyanto yang akrab disapa Eko Maung ini mengungkapkan, sebab sebelumnya sempat ada konflik suporter di Malaysia.

"Ada sanksi akibat ulah suporter, setelah itu terjadi lebih parah, ini adalah pelanggaran yang terulang dan lebih berat eskalasinya. Dan yang terancam itu official dan pemain tim tamu ada yang sampai lari, jadi ya sudah, karena begitu, setimpal memang harus kena dan tak bisa dihindari," kata Eko Maung.

Eko Maung berharap, ke depannya lebih serius lagi terkait masalah suporter ini.

"Kalau mau tegas, tegas sekalian, tahun depan sudah jelas dua laga tanpa penonton, itu saja sudah rugi berapa miliar," ujar dia.

Eko maung mengatakan, jadi sekarang beban beratnya di management dan Panpel Persib.

"Da kalau, suporter mah susah dikasih tahu. Maka Panpel menjelang pertandingan krusial, sudah saja tutup, Tribun yang ada orang-orang kemarin merusuh," ucapnya.

Baca juga: Adu Tekad: Persib Bandung Harus Menang demi Gelar Juara vs PSM Tak Mau Ada Selebrasi di Parepare

Adapun oknum Bobotoh yang turun ke lapangan setelahnya pertandingan Persib lawan Ratchaburi merupakan oknum yang berada di tribun selatan.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved