Rabu, 8 April 2026

contra flow Tol Cisumdawu

BREAKING NEWS: Contra Flow di Tol Cisumdawu Sumedang Dimulai Hari Ini

Penerapan rekayasa lalu lintas berupa contra flow di ruas Tol Cisumdawu sudai mulai diberlakukan, Rabu (8/4/2026).

Istimewa/PT CKJT
CONTRA FLOW - Kondisi arus lalu lintas di ruas Tol Cisumdawu yang sudah menerapkan contra flow, Rabu (8/4/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Penerapan rekayasa lalu lintas berupa contra flow di ruas Tol Cisumdawu sudai mulai diberlakukan, Rabu (8/4/2026)
  • Contra flow diberlakukan di jalur B (arah Bandung) mulai KM 206+125 hingga KM 208+200 sebagai dampak perbaikan jalan akibat retakan di KM 207 A
  • Jalur utama KM 194 A arah Bandung menuju Cirebon ditutup sementara dan kendaraan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh
  • Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses penanganan berlangsung 

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Penerapan rekayasa lalu lintas berupa contra flow di ruas Tol Cisumdawu sudai mulai diberlakukan, Rabu (8/4/2026).

Contra flow diberlakukan di jalur B (arah Bandung) mulai KM 206+125 hingga KM 208+200 sebagai dampak perbaikan jalan akibat retakan di KM 207 A. 

Sementara itu, jalur utama KM 194 A arah Bandung menuju Cirebon ditutup sementara dan kendaraan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Paseh.

Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga keselamatan pengguna jalan selama proses penanganan berlangsung.

Meski berjalan lancar, petugas mengimbau pengendara tetap waspada dan mematuhi aturan demi keselamatan selama melintas di lokasi perbaikan jalan.

Kanit PJR Tol Cisumdawu, Iptu Deny Ruchyat, mengatakan rekayasa arus lalu lintas itu dilaksanakan mulai pukul 10.30.  

Baca juga: Geram Ada Pejabat Abaikan SE, Dedi Mulyadi Terjunkan Inspektorat dan BKD ke Samsat

Kendaraan yang melintas terpantau ramai lancar, termasuk kendaraan besar yang dapat melintas tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah lancar, kendaraan besar juga melintas dengan baik,” ujar Deny Ruchyat.

Ia menegaskan pentingnya disiplin pengendara dalam mengikuti rambu lalu lintas yang telah dipasang sebelum, sepanjang, hingga setelah titik contra flow.

Pengendara juga diminta menjaga jarak aman serta mengontrol kecepatan kendaraan, dengan batas maksimal yang dianjurkan sekitar 40 kilometer per jam.

“Jaga jarak aman dan kecepatan, maksimal di 40 kilometer per jam,” katanya.

Selain itu, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah, sehingga mendukung kelancaran arus lalu lintas di sekitar titik rekayasa. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved