Ono Surono Singgung Kader PDIP Sumedang yang Hengkang usai Nikmati Jabatan: Penghianat
Ono secara tegas menyebut kader yang hengkang setelah merasakan jabatan dari PDIP sebagai bentuk pengkhianatan terhadap partai.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, menyinggung fenomena kader yang keluar dari partai setelah menikmati jabatan, dan menyebutnya sebagai bentuk pengkhianatan.
- Ia menilai keputusan hengkang setelah tidak lagi menjabat menunjukkan sikap tidak konsisten terhadap perjuangan politik.
- Pernyataan ini berkaitan dengan dinamika internal PDIP Sumedang, termasuk keluarnya mantan Ketua DPC, Irwansyah Putra, yang kini digantikan oleh Asep Rony dengan sekretaris Atang Setiawan.
Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono menyinggung fenomena kader yang keluar dari partai usai menikmati jabatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Ono dalam rangkaian kunjungannya ke Kabupaten Sumedang, Jumat (3/4/2026), yang sebelumnya juga diisi dengan agenda konsolidasi partai dan penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan baru DPC PDIP Sumedang periode 2025–2030.
Dalam wawancara, Ono secara tegas menyebut kader yang hengkang setelah merasakan jabatan dari PDIP sebagai bentuk pengkhianatan terhadap partai.
Baca juga: Ono Surono Sambangi Sumedang, Konsolidasi Ratusan Kader PDIP Sambil Berikan SK Pengurus
“Kenapa saya sebut pengkhianat, karena sebelumnya dia merasakan nikmatnya menjadi pejabat dari PDI Perjuangan. Tidak mungkin dalam sistem politik kita seseorang tiba-tiba menjadi Ketua DPRD atau kepala daerah tanpa partai,” ujar Ono.
Menurutnya, keputusan keluar dari partai setelah tidak lagi menjabat mencerminkan sikap tidak konsisten terhadap perjuangan politik yang telah dijalani.
“Setelah merasakan kekuasaan, kemudian tidak terpilih lalu keluar, itu namanya apa?” katanya.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan dinamika internal PDIP Sumedang, termasuk hengkangnya mantan Ketua DPC PDIP Sumedang sebelumnya, Irwansyah Putra. Dalam struktur terbaru, posisi ketua kini dijabat oleh Asep Rony dengan sekretaris Atang Setiawan.
Ono menegaskan, pergantian kepengurusan merupakan bagian dari evaluasi partai untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Ia juga optimis, keluarnya satu kader tidak akan melemahkan partai. Sebaliknya, hal itu diyakini akan diikuti dengan munculnya dukungan baru dari masyarakat.
“Satu keluar, saya yakin akan ada banyak masyarakat Sumedang yang bergabung menjadi anggota dan pengurus PDIP,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ono menyebut penunjukan Asep Rony dan Atang Setiawan sebagai pimpinan baru telah melalui pertimbangan matang dari DPP partai.
Baca juga: Biasa Saja, Ono Surono Tanggapi Santai Penggeledahan Rumahnya oleh KPK
Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu meningkatkan kinerja partai, sekaligus memastikan seluruh struktur organisasi bergerak aktif di tengah masyarakat.
| DPKP Sumedang Salurkan Bantuan DBHCHT, Dongkrak Produktivitas Tembakau |
|
|---|
| Jutaan Batang Rokok Ilegal dan Ribuan Botol Miras Siap Dimusnahkan di Hari Jadi ke-448 Sumedang |
|
|---|
| Pedagang Telur di Pamulihan Sumedang Tertipu Pria Berseragam TNI, 250 Kg Telur Raib |
|
|---|
| Kesaksian Bupati Bekasi di Pengadilan Tipikor Bandung: Tak Ada Aliran ke Ono Surono |
|
|---|
| Musrenbang Jabar, Ono Surono Tekankan Pembangunan Jabar Harus Sentuh Ekonomi Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ono-Surono-saat-diwawancara-Tribun-Jabarid-di-Sumedang.jpg)