Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Ono Surono Singgung Kader PDIP Sumedang yang Hengkang usai Nikmati Jabatan: Penghianat

Ono secara tegas menyebut kader yang hengkang setelah merasakan jabatan dari PDIP sebagai bentuk pengkhianatan terhadap partai.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Kiki Andriana
WAWANCARA - Ketua DPP PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, saat diwawancara Tribun Jabar.id, di Graha Insun Medal (GIM) Sumedang, Jumat (3/4/2026) sore. 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, menyinggung fenomena kader yang keluar dari partai setelah menikmati jabatan, dan menyebutnya sebagai bentuk pengkhianatan.
  • Ia menilai keputusan hengkang setelah tidak lagi menjabat menunjukkan sikap tidak konsisten terhadap perjuangan politik.
  • Pernyataan ini berkaitan dengan dinamika internal PDIP Sumedang, termasuk keluarnya mantan Ketua DPC, Irwansyah Putra, yang kini digantikan oleh Asep Rony dengan sekretaris Atang Setiawan.

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono menyinggung fenomena kader yang keluar dari partai usai menikmati jabatan. 

Pernyataan tersebut disampaikan Ono dalam rangkaian kunjungannya ke Kabupaten Sumedang, Jumat (3/4/2026), yang sebelumnya juga diisi dengan agenda konsolidasi partai dan penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan baru DPC PDIP Sumedang periode 2025–2030.

Dalam wawancara, Ono secara tegas menyebut kader yang hengkang setelah merasakan jabatan dari PDIP sebagai bentuk pengkhianatan terhadap partai.

Baca juga: Ono Surono Sambangi Sumedang, Konsolidasi Ratusan Kader PDIP Sambil Berikan SK Pengurus

“Kenapa saya sebut pengkhianat, karena sebelumnya dia merasakan nikmatnya menjadi pejabat dari PDI Perjuangan. Tidak mungkin dalam sistem politik kita seseorang tiba-tiba menjadi Ketua DPRD atau kepala daerah tanpa partai,” ujar Ono.

Menurutnya, keputusan keluar dari partai setelah tidak lagi menjabat mencerminkan sikap tidak konsisten terhadap perjuangan politik yang telah dijalani.

“Setelah merasakan kekuasaan, kemudian tidak terpilih lalu keluar, itu namanya apa?” katanya.

Pernyataan tersebut berkaitan dengan dinamika internal PDIP Sumedang, termasuk hengkangnya mantan Ketua DPC PDIP Sumedang sebelumnya, Irwansyah Putra. Dalam struktur terbaru, posisi ketua kini dijabat oleh Asep Rony dengan sekretaris Atang Setiawan.

Ono menegaskan, pergantian kepengurusan merupakan bagian dari evaluasi partai untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Ia juga optimis, keluarnya satu kader tidak akan melemahkan partai. Sebaliknya, hal itu diyakini akan diikuti dengan munculnya dukungan baru dari masyarakat.

“Satu keluar, saya yakin akan ada banyak masyarakat Sumedang yang bergabung menjadi anggota dan pengurus PDIP,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ono menyebut penunjukan Asep Rony dan Atang Setiawan sebagai pimpinan baru telah melalui pertimbangan matang dari DPP partai.

Baca juga: Biasa Saja, Ono Surono Tanggapi Santai Penggeledahan Rumahnya oleh KPK

Menurutnya, kepengurusan baru diharapkan mampu meningkatkan kinerja partai, sekaligus memastikan seluruh struktur organisasi bergerak aktif di tengah masyarakat.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved