Kamis, 23 April 2026

Pria Tewas usai COD di Sumedang

Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Pria di Sumedang Saat COD, Korban Ditembak Airsoft Gun

Polres Sumedang sudah mengantongi identitas terduga pembunuh Juanda (23) di Dusun Bojong Gawul, Sumedang Utara. 

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Kemal Setia Permana
Istimewa/Humas Polres Sumedang
TEWAS COD- Warga Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (22/2/2026) pagi. Korban diduga tengah melakukan transaksi jual beli telepon genggam secara cash on delivery (COD) saat peristiwa terjadi. 
Ringkasan Berita:
  • Satreskrim Polres Sumedang sudah kantongi identitas terduga pembunuh Juanda (23) yang ditemukan tak bernyawa pada Minggu (22/2/2026) pagi
  • Korban diduga tewas saat transaksi jual beli telepon genggam secara cash on delivery (COD) 
  • Polisi telah meminta bantuan Polda Jabar untuk melakukan pengejaran terduga pelaku 

Laporan: Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang sudah mengantongi identitas terduga pembunuh Juanda (23), di Dusun Bojong Gawul RT 02/03, Desa Girimukti, Kecamatan Sumedang Utara. 

Pria asal Dusun Dangdeur, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, ditemukan tak bernyawa pada Minggu (22/2/2026) pagi. 

Korban diduga tengah melakukan transaksi jual beli telepon genggam secara cash on delivery (COD) saat peristiwa terjadi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pria di Sumedang Hilang Nyawa Diduga usai COD HP, Warga Kaget Lihat Darah

"Benar, pelaku sudah teridentifikasi, sekarang dalam pengejaran," kata Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah dikonfirmasi Tribun Jabar.id, Minggu petang. 

Tanwin menyebutkan, ia telah meminta bantuan Polda Jabar untuk melakukan pengejaran terduga pelaku. 

"Kami di-backup Polda. Mudah-mudahan pelaku segera tertangkap," kata Tanwin. 

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan senjata airsoft gun dan senjata tajam

"Diitemukan luka tembak airsoft gun dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri," ujarnya. 

COD Transaksi Ponsel

Sebelumnya diberitakan peristiwa bermula sekitar pukul 07.30 ketika seorang saksi melihat korban duduk di atas sepeda motor di depan salah satu rumah warga. Tak lama berselang, saksi lain sempat berbincang dengan korban dan melihat darah keluar dari tubuhnya.

Beberapa saat kemudian, korban tergeletak di tanah. Warga yang panik segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa, yang kemudian meneruskannya ke pihak kepolisian.

Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya berangkat dari rumah sekitar pukul 05.30 untuk melakukan transaksi jual beli handphone secara COD. Dugaan sementara, peristiwa terjadi saat korban tengah menjalankan transaksi tersebut.

Jajaran Polres Sumedang bersama Polsek Sumedang Utara menindaklanjuti laporan ini.

Baca juga: Persib Tak Terbendung di Puncak Usai Taklukkan Persita, Hoki Caraka Terpaksa Jadi Kiper Dadakan

Kapolsek Sumedang Utara dan personel piket fungsi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim INAFIS serta tenaga medis diterjunkan guna melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan barang bukti. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk menjalani autopsi demi memastikan penyebab kematian secara medis.

Penanganan perkara kini dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Sumedang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, melalui Kapolsek Sumedang Utara AKP Kiki Hartaki menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat menangani kasus tersebut.

“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan keterangan para saksi, serta membawa korban untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis. Dugaan awal mengarah pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan, namun saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh Sat Reskrim,” katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved