Senin, 8 Juni 2026

Kecelakaan Maut di Sumedang

Dony Pastikan Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Maut Tanjakan Cae Sumedang Ditanggung Pemerintah

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan, biaya pengobatan korban luka dalam kecelakaan maut di Tanjakan Cae ditanggung pemerintah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir untuk Tribun Jabar
JENGUK KORBAN - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir (kemeja hitam), saat menjenguk para korban kecelakaan di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, yang dirawat di RSUD Umar Wirahadikusumah pada Minggu (2/11/2025). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengatakan, biaya pengobatan korban luka dalam kecelakaan maut di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, ditanggung pemerintah melalui Jasa Raharja.

Dalam kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (1/11/2025) malam, ada empat orang yang meninggal dunia. Sedangkan yang terluka menjalani perawatan di RSUD Umar Wirahadikusumah.

Dony telah menjenguk para korban kecelakaan di rumah sakit. Semua korban berasal dari Majalengka, yang pulang ziarah dari Pamijahan, Tasikmalaya. 

"Kita tentunya doakan semuanya yang masih dirawat cepat sembuh kembali. RSUD Sumedang komitmen memberikan pelayanan terbaik. Biaya ditanggung pemerintah, Jasa Raharja, ada SOP-nya, tidak dibebankan kepada korban," kata Dony saat menjenguk mereka di RSUD Umar Wirahadikusumah, Minggu (2/11/2025). 

Dony atas nama Pemkab Sumedang menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas musibah ini.

"Keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapinya," kata Dony. 

Dony menjelaskan, korban selamat yang sudah pulang berjumlah empat orang.

Baca juga: Polres Sumedang Gandeng Dishub Atasi Masalah PJU di Tanjakan Cae Setelah Ada Kecelakaan Maut

"(Yang pulang) kondisi sehat tapi dalam pantauan rumah sakit. Ada 10 orang di IGD, lalu dilakukan penanganan intensi oleh petugas medis RSUD Umar Wirahadikusumah, dan dua orang dipindah ke ruangan. Total 20 orang," kata Dony.

OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas maut di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Sabtu (1/11/2025) malam.
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP kecelakaan lalu lintas maut di Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Sabtu (1/11/2025) malam. (Satlantas Polres Sumedang untuk Tribun Jabar)

Kecelakaan dialami mobil rombongan keluarga peziarah asal Jati Tengah Blok Rebo RT 02/04, Desa Jati Tengah, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten  Majalengka.

Kecelakaan terjadi ketika mobil sedang dalam perjalanan pulang ke Majalengka, setelah berziarah di Pamijahan, Tasikmalaya. Peristiwa kecelakaan maut ini terjadi pada pukul 20.10.

Baca juga: Daftar Korban Kecelakaan Tragis di Tanjakan Cae Sumedang: Mobil Peziarah Terguling di Jalur Curam

Berdasarkan hasil olah TKP, Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, mengatakan, peristiwa kecelakaan tunggal tersebut bermula saat mobil Elf bernomor polisi  E 7566 KC berpenumpang 20 peziarah melaju dari Tasikmalaya menuju Majalengka dengan kecepatan tinggi. 

Saat di lokasi, mobil Elf tersebut mendahului mobil Elf berpelat nomor E 7740 AA, yang juga pembawa rombongan peziarah. 

"Mobil Elf yang dikendarai oleh Dedeng menyalip kendaraan yang ada di depannya, dan saat di tikungan, sopir tidak dapat mengendalikan kendaraan hingga mengakibatkan mobil terguling," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum Mardiani, Minggu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved