Mutiara Ramadan
Mengimani Bulan Suci Ramadhan Menurut Imam Ghazali
Ada lima cara menyambut bulan suci Ramadhan dalam perspektif Imam Ghazali rahimahullahu taala.
Yang ketiga yang harus kita siapkan adalah istiadus sihati wal afiah.
Kita harus mempersiapkan kesehatan.
Ya, karena bulan puasa adalah bulan pelatihan fisik, rohani, jasmani.
Maka kita harus persiapkan kesehatan, jaga kesehatan kita.
Mumpung masih bulan Syakban, mumpung masih ada kesempatan, kita jaga, kita minum vitamin, kita olahraga agar fisik kita sehat menyambut bulan Ramadhan dan mengisi bulan Ramadhan dengan ibadah.
Itu sebabnya ulama mengatakan bahwa yukrahusumu ba'dan nisbi minyakban.
Makruh berpuasa setelah nisfu Syakban.
Jadi setelah tanggal 15 sampai ya 30 Syakban itu dimakruhkan berpuasa.
Apa elatnya?
Apa sebabnya agar fisik ini tetap sehat, segar, bugar menyambut Ramadhan.
Kecuali ya bagi orang yang sudah biasa berpuasa ataukah bagi orang yang masih punya utang-utang Ramadhan tahun lalu yang untuk dia wajib qada puasanya selama masih belum datang bulan Ramadhan.
Itu yang diperkecualikan itu.
Yang ketiga adalah mempersiapkan kesehatan.
Yang keempat kata beliau adalah istiadul mal. Mempersiapkan materi harta ya harta benda.
Apa sebabnya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Prof-Dr-TGH-Fahrurrozi-Dahlan-QH-MA.jpg)