8 Makam di Brebes Dibongkar dan Dibakar, Selalu Ada Aktivitas Ritual pada Malam Jumat Kliwon
Delapan bangunan makam yang diduga palsu di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dibongkar dan dibakar.
TRIBUNJABAR.ID, BREBES - Delapan bangunan makam yang diduga palsu di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dibongkar dan dibakar. Aksi itu merupakan puncak dari keresahan warga.
Penyebabnya, makam tersebut digunakan untuk ritual ziarah jemaah tertentu setiap malam Jumat Kliwon tanpa seizin warga maupun ulama setempat.
Kepala Desa Sawojajar, Suwandi, mengungkapkan, delapan makam yang dibangun oleh sekelompok jemaah itu berdiri di tanah milik pemerintah desa. Suwandi menyebut, jemaah tertentu tersebut sebenarnya pernah mendatanginya pada 2023.
Saat itu, mereka meminta izin akan membangun petilasan dikarenakan mereka meyakini ada petilasan para syekh pada zaman dahulu di tempat tersebut.
"Kami pihak desa hanya menganjurkan untuk meminta izin kepada para ulama dan warga desa. Namun, hal itu tidak dilakukan," kata Suwandi kepada wartawan, Senin (13/10/2025).
Baca juga: Roy Suryo dan Dokter Tifa Datangi Makam Keluarga Jokowi, Aksinya Dikecam Petinggi PSI: Memalukan!
Suwandi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui para jemaah itu ternyata membangun makam-makam di areal tanah desa sejak lima bulan lalu. Setelah delapan bangunan makam palsu itu berdiri, Suwandi membeberkan bahwa pihaknya sering mendapatkan keluhan warga yang resah.
Areal makam diduga palsu itu kerap digunakan untuk ritual ziarah jemaah tertentu dari luar desa, setiap Kamis malam Jumat Kliwon.
"Warga yang tidak terima dan merasa resah akhirnya melakukan pembongkaran delapan bangunan makam tersebut pada Kamis malam pekan kemarin," kata Suwandi.
Suwandi menyebut tidak hanya delapan makam palsu yang dibangun oleh sekelompok jemaah tertentu. Namun di atas areal makam palsu itu juga terdapat sumur yang berdiri di atas lahan desa.
Baca juga: Bukan Diacak-acak, Polisi Sebut Makam Arya Daru di Bantul Rusak karena Faktor Alam
"Kami mengimbau kepada masyarakat di Desa Sawojajar untuk tetap menjaga kondusifitas dan kami berharap tanah milik desa tersebut tidak lagi digunakan untuk kegiatan ritual tertentu," ucap dia.
Sekretaris Desa (Sekdes) Sawojajar, Abdulloh Alyasa, mengatakan, lahan milik desa tersebut sebelumnya digunakan sebagai kandang peternakan bebek. Menurut Abdulloh, ada fakta mengejutkan di balik pembangunan makam-makam yang diduga palsu.
Motif pembangunannya makam didasari oleh keyakinan spiritual dari kelompok jemaah tersebut. Bahwa pembangunan makam-makam dilakukan setelah mendapat mimpi. “Dari penuturan mereka, pembangunan makam palsu tersebut dilakukan karena mendapat wangsit bahwa di tempat tersebut dahulu terdapat makam aulia,” kata Alyasa.
Sumber: kompas.com
| Tempo Scan Bersama Indomaret Peduli Pemenuhan Nutrisi Anak Indonesia Melalui Bantuan Nutrisi |
|
|---|
| Tempo Scan dan Indomaret salurkan paket nutrisi anak lewat Vidoran dan Healthyway Kids |
|
|---|
| Wagub Jateng Tutup Mudik Gratis 2026, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Pasar Senen |
|
|---|
| KPK - Gubernur Ahmad Luthfi Bantah Pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq |
|
|---|
| Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pembina Terbaik Kinerja Pengelolaan Sampah 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Aparat-pemerintah-Desa-Sawojajar-Kecamatan-Wanasari-Kabupaten-Brebes-Jawa-Tengah.jpg)