Strategi Digital Nadya Amatullah: Sukses Bawa Brand Lokal Bandung Lewat E-commerce
Nadya Amatullah Nizar sukses membawa busana muslim Nadjani dengan membuka toko di e commerce
Ringkasan Berita:
- Nadya Amatullah Nizar mengusung konsep busana muslim dengan motif printing penuh warna
- Strategi digital Nadya Amatullah membawa brand lokal Bandung Lewat E-commerce
- Dukungan Shopee permudah Nadjani ekspor busana muslim
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Langkah berani Nadya Amatullah Nizar mengusung konsep busana muslim dengan motif printing penuh warna ternyata membuahkan hasil. Desain yang banyak terinspirasi dari alam ini mendapat sambutan luar biasa dari konsumen pengguna busana muslim.
Desain yang full colour ini membawa perempuan asal Bandung ini sukses menjadi salah satu pebisnis busana muslim tanah air yang dikenal produknya di Indonesia, bahkan sudah merambah ke sejumlah negara di dunia.
Seperti diketahui, Industri busana muslim Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat hingga menempatkan Indonesia sebagai salah satu produsen busana muslim terbesar di dunia.
Namun, di balik angka pertumbuhan yang mengesankan tersebut, tantangan besar muncul dari membanjirnya produk impor yang menguasai pasar domestik.
Hal ini pula yang dirasakan oleh Nadya yang memiliki brand busana muslim "Nadjani".
Meski gempuran produk impor masuk ke Indonesia, lulusan Fikom Unpad ini masih optimis industri modest fashion di Indonesia masih akan tetap tumbuh dengan tetap berinovasi mengikuti trend pasar.
"Alhamdulillah sampai saat ini, produk Nadjani masih diminati bahkan sudah banyak pembeli dari Malaysia, Singapura, dan belum lama ini mulai ada peminat dari Eropa, terutama Swiss," kata Nadya ditemui di tempat produksi Nadjani di Cigadung, Bandung.
Sebagai salah satu pebisinis busana muslim yang terbilang sukses, Nadya mengaku prosesnya cukup panjang.
Ia yang berlatar belakang pendidikan Fikom berani mengambil langkah mencoba bisnis busana muslim karena kecintaannya pada dunia desain.
Dengan modal awal yang tidak terlalu besar, Ia mulai membuat desain busana muslim dengan motif full colur dan menjualnya pada kegiatan bazar.
Ternyata sambutan konsumen sangat antusias dan menumbuhkan semangat untuk lebih serius menggeluti bisnis ini.
"Akhirnya saya meminjam modal pada mertua dan mulai serius memproduksi busana muslim dibawah bendera Nadjani," katanya.
Nadjani kini sudah berkembang pesat dan tidak hanya memproduksi pakaian atasan saja, tapi juga sudah memproduksi jaket, gamis, bawahan seperti kulot, outer, dan sebagainya.
Bahkan jaket menjadi salah satu produk yang banyak diminati konsumen.
Motof printing warna-warni, kini menjadi ciri khas produk Nadjani yang kini sudah memilik tiga offline store yakni di Bandung, Jakarta, dan Surabaya.
Nadya Amatullah Nizar
modest fashion
busana muslim
Nadjani
e-commerce
pasar e-commerce
brand lokal Bandung
| Speed Jersey Pertegas Konsistensi Apparel Olahraga Asal Bandung di Pasar Nasional |
|
|---|
| Pasar Baru Bandung Dipadati 'Pemburu' Baju Lebaran, Ada yang Rela Berangkat Subuh dari Garut |
|
|---|
| Momentum Ramadhan, UMKM Fesyen Muslim Didorong Perluas Pasar |
|
|---|
| Ratusan Brand Hadir, Pengunjung Berburu Baju Lebaran Lokal di Trademark Market Bandung |
|
|---|
| Tren Gaya Busana Muslim Ramadhan di The Edit Bandung Tahun Ini, dari Daily hingga Baju Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Nadya-Amatullah-Nizar-mengusung-konsep-busana-muslim-dengan-motif-printing-penuh-warna.jpg)