Selasa, 21 April 2026

Hari Kartini

20 Quotes RA Kartini yang Populer dan Inspiratif Jadikan Caption di Medsos

Rangkaian kutipan ikonik dari buku Habis Gelap Terbitlah Terang karya RA Kartini juga bisa dijadikan quotes dan caption yang estetik.

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
ISTIMEWA
HARI KARTINI: Dokumentasi foto RA Kartini (arsip). - Rangkaian kutipan ikonik dari buku Habis Gelap Terbitlah Terang karya RA Kartini juga bisa dijadikan quotes dan caption yang estetik. 

TRIBUNJABAR.ID - Ada berbagai cara yang dilakukan saat menyambut peringatan Hari Kartini 2026

Berbagi pesan inspiratif di media sosial seperti Instagram maupun WhatsApp menjadi tradisi digital yang tak boleh dilewatkan. 

Tak perlu bingung menyusun kata-kata, rangkaian kutipan ikonik dari buku Habis Gelap Terbitlah Terang karya RA Kartini juga bisa dijadikan quotes dan caption yang estetik.

Kutipan-kutipan atau quotes RA Kartini ini mencakup tema perjuangan, pendidikan, hingga keteguhan hati

Umumnya isi quotes menginspirasi, memotivasi, menggugah perasaan, atau menyampaikan hikmah dalam kalimat yang ringkas dan mudah diingat.

Baca juga: GIF Gambar Bergerak Hari Kartini Gratis Tinggal Download Lalu Bagikan di WhatsApp

Berikut 20 quotes RA Kartini yang populer dan inspiratif untuk mempercantik unggahan serta membakar semangat positif di media sosial (medsos).

1. "Habis gelap terbitlah terang."

2 "Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam."

3. "Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang."

4. "Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya."

5. "Sekolah-sekolah saja tidak dapat memajukan masyarakat, tetapi keluarga di rumah pun harus turut bekerja. Lebih-lebih dari rumahlah kekuatan mendidik itu harus berasal."

6. "Kecerdasan otak saja tidak berarti segala-galanya. Harus ada juga kecerdasan budi pekerti."

7. "Tangan yang mengayun buaian adalah tangan yang mampu mengubah arah masa depan bangsa."

8. "Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan bagi anak-anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki, tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar bagi kaum wanita agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya."

9. "Perempuan adalah pembawa peradaban."

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved