Jumat, 10 April 2026

Pilkada Jabar 2024

Debat Perdana Pilkada Jabar 2024, Paslon Menganggap 45 Detik Terlalu Singkat

Rencananya, debat publik kedua Pilgub Jabar akan digelar di Kota Cirebon pada 16 November dan debat ketiga di Kabupaten Bogor 23 November 2024.

KPU Jabar
Foto empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar di Pilkada Jabar 2024 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, menyatakan puas dengan hasil debat publik pertama di Pilgub Jabar yang digelar di Graha Sanusi, Unpad Senin (11/11/2024).

Pasangan nomor urut satu, Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina mengaku sangat menikmati suasana debat publik pertama. 

"Saya sangat menikmati suasana debat pada hari ini, karena kekeluargaan yang ditimbulkan oleh empat pasangan menunjukkan betapa bahwa ini bukan perlawanan atau konflik, tetapi bagaimana menawarkan program-program yang akan ditempuh dalam 5 tahun ke depan," ujar Acep Adang, seusai debat

Bahi Acep Adang, debat publik ini menjadi pengalaman pertama, setelah sebelumnya mengisi jabatan di DPR RI. 

"Kami kan berasal dari sebagai anggota DPR, sekarang masuk di dalam kancah pertarungan di eksekutif. Tentu pengalaman yang kita harapkan hari ini ke depan adalah lebih matang lagi mempersiapkan, sehingga apa yang disampaikan ke depan itu betul-betul lebih terarah dan lebih sintematis," katanya. 

Pasangan calon nomor urut dua, Jeje-Ronald bahwa debat publik pertama ini ajang untuk menyampaikan gagasannya tentang membangun Jabar ke depan. 
 
"Nanti masyarakat Jabar yang akan mempertimbangkan, menjadi bahan pertimbangan untuk memilih. Ya tentu kita sudah semaksimal mungkin menyampaikan itu (progam)," ujar Jeje. 

Jeje pun menyampaikan kritik tentang teknis debat yang dinilai waktunya terlalu singkat, hanya dua menit untuk menyampaikan visi-misi dan 45 detik untuk menjawab setiap pertanyaan.

"Menurut saya perlu dievaluasi kembali ya, agar baik durasi atau polanya, semuanya bisa muncul. Kan debat ini menjadi referensi masyarakat Jabar untuk memilih ya, sehingga tentu baik formatnya, baik waktunya, sehingga kami pada tahun ini bisa mengekspresikan semua konsep pembangunan sehingga rakyat menjadi jelas," katanya. 

Pasangan calon Gubernur nomor urut tiga, Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie pun menyatakan jika penampilan mereka pada debat pertama sudah optimal menyampaikan gagasan untuk masyarakat Jabar.

"Alhamdulillah tadi berjalan dengan lancar dan saya dan Kang Ilham Habibie rasanya sudah optimal bisa menggabung apa yang ditanyakan panelis maupun oleh pasangan kandidat," ujar Ahmad Syaikhu.

Menurutnya, dengan waktu yang singkat dirinya bersama Ilham Akbar Habibie harus pintar-pintar mengatur ritme agar semua gagasan dapat tersampaikan.

"Ya, memang waktu yang diberikan sangat sempit, 45 detik. Tapi Alhamdulillah semua bisa dilaksanakan, dan semua pesan saya kira sudah tersampaikan," katanya.

Ahmad Syaikhu pun optimistis dari debat pertama ini, elektabilitasnya dapat naik menjadi lebih baik.

"Insya Allah, tadi kita sudah sampaikan untuk beberapa bidang yang kita perdebatkan, mudah-mudahan ini semakin meyakinkan masyarakat untuk memilih asing," ucapnya. 

Sementara itu, pasangan calon nomor urut empat, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan menyatakan jika debat merupakan ajang untuk mengartikulasikan materi dalam ucapan yang bisa diterima oleh publik dan dipahami.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved