Rabu, 8 April 2026

Pilkada Majalengka 2024

Tak Direstui DPP, Koalisi PDIP dan Gerindra di Pilkada Majalengka Terancam Batal

Padahal, belum lama ini kedua partai tersebut sempat mengumumkan kesepakatannya untuk membangun koalisi dalam Pilkada Serentak 2024 Majalengka.

Tribun Jabar/ Ahmad Imam Baehaqi
Pasangan Karna Sobahi (kiri) dan Didin Jaenudin resmi diusung koalisi PDIP - Gerindra setelah mereka sepakat berkoalisi pada Pilkada Majalengka 2024 , Jumat (28/6/2024) malam. 

 

TRIBUNJABAR.COM, MAJALENGKA - Koalisi DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka dan DPC PDIP Kabupaten Majalengka di Pilkada Serentak 2024 terancam batal.

Padahal, belum lama ini kedua partai tersebut sempat mengumumkan kesepakatannya untuk membangun koalisi dalam Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Majalengka.

Penasihat DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka, Irwan Bola, mengakui, rencana koalisi dengan PDIP di Pilkada Majalengka tak direstui DPP Partai Gerindra.

Menurut dia, alasan tak direstuinya rencana koalisi tersebut, karena PDIP bukan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilpres 2024.

"Belum ada restu dari DPP, sehingga Partai Gerindra mundur dari rencana koalisi dengan PDIP," kata Irwan Bola kepada Tribuncirebon.com, Jumat (5/7/2024).

Baca juga: Hasil Survei SMRC, Karna Sobahi di Puncak Capai 80,7 Persen Elektabilitas, 93 Persen Popularitas   

Ia mengatakan, DPP Partai Gerindra juga menyarankan agar DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka membangun koalisi dengan partai politik yang tergabung di KIM dalam pilkada.

"Dari DPP menyarankan agar mengutamakan partai politik di KIM untuk berkoalisi pada Pilkada Serentak 2024," ujar Irwan Bola.

Sebelumnya Ketua DPC PDIP Kabupaten Majalengka, Karna Sobahi, tampak merespons secara santai mengenai hal tersebut, dan tidak merasa ditinggalkan Partai Gerindra.

Pihaknya memaklumi apabila sejumlah partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilpres 2024 akan berlanjut hingga momentum Pilkada Serentak 2024.

"Sepertinya koalisi Gerindra dan Golkar yang tergabung dalam KIM akan linier juga di pilkada," ujar Karna Sobahi saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (3/7/2024).

Baca juga: Karna Sobahi dan Didin Jaenudin Bakal Diusung Koalisi PDIP-Gerindra pada Pilkada Majalengka 2024

Ia mengatakan, sebenarnya Partai Gerindra yang meminta untuk berkoalisi dengan PDIP pada Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Majalengka.

Pasalnya, Partai Gerindra hanya mendapatkan lima kursi DPRD Kabupaten Majalengka, sehingga harus berkoalisi dengan partai politik lain apabila ingin mengusung calon di pilkada.

Sementara PDIP berhasil mempertahankan perolehan 15 kursi dari total 50 kursi DPRD Kabupaten Majalengka pada momen Pileg 2024.

"PDIP tanpa berkoalisi juga bisa mengusung sendiri, karena sudah mempunyai 15 kursi, terserah Gerindra maunya seperti apa," kata Karna Sobahi.

(Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved