Genetik Berperan Penting, Namun Gaya Hidup Juga Menentukan Kesehatan Jantungmu!
Kesehatan jantung dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya gaya hidup dan genetika
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di Indonesia maupun dunia, penyakit jantung masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan. Salah satu faktor yang berperan besar adalah komponen genetik (keturunan) yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah jantung.
Seberapa besar pengaruh riwayat keluarga terhadap risiko jantung Anda?
Beberapa kondisi medis bisa diturunkan dari orang tua ke anak.
Jika ayah, ibu, atau saudara kandung pernah menderita penyakit jantung, risiko Anda mengalami hal serupa akan lebih tinggi.
Beberapa aspek kesehatan jantung dipengaruhi oleh gen yang diwarisi dari keluarga, misalnya kondisi bawaan seperti familial hypercholesterolemia pada penderita kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, kondisi metabolik seperti diabetes mellitus tipe 2, gangguan irama jantung (aritmia) dan kelainan struktural pada jantung.
Baca juga: Warga Jawa Barat Wajib Tahu! Cek Nyeri Dada Bisa Gratis di Chest Pain Unit Mayapada Hospital
Oleh karena itu, memahami riwayat kesehatan keluarga menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Meski faktor genetik berperan, gaya hidup sehari-hari juga mempengaruhi risiko penyakit jantung.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Mayapada Hospital Bandung, dr. Novita Setiawan Liem, MHKes, MM, Sp. JP(K), FIHA, AIFO-K menjelaskan, mewarisi riwayat penyakit jantung dari orang tua menambah risiko, namun bukan berarti semua orang dengan latar keluarga serupa pasti akan mengalami masalah jantung.
"Gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari memiliki peranan besar dalam menentukan seberapa tinggi risiko seseorang mengalami masalah jantung," kata Novita.
Menjaga gaya hidup sehat bisa dimulai dengan waspada terhadap gejala jantung, seperti nyeri dada, dan segera memeriksakannya ke tenaga medis.
Di Mayapada Hospital tersedia layanan Chest Pain Unit, yang dirancang untuk mendeteksi penyebab nyeri dada secara cepat dan akurat, serta diberikan tanpa dikenakan biaya apabila setelah evaluasi awal tidak ditemukan tanda gangguan jantung.
Baca juga: Mayapada Hospital Bandung Tawarkan Layanan “Chest Pain Unit” Gratis di Ajang Pocari Sweat Run 2025
Bagi pasien yang terindikasi memiliki masalah jantung akan mendapat rujukan cepat ke dokter spesialis atau subspesialis untuk penanganan lebih lanjut sesuai protokol medis.
Jika gejala mengarah pada serangan jantung, tim Cardiac Emergency Mayapada Hospital siaga 24 Jam memberikan tindakan Primary PCI dengan protokol door to wire di bawah 60 menit.
Cardiac Emergency merupakan bagian dari layanan Cardiovascular Center Mayapada Hospital yang mampu menangani masalah jantung ringan hingga kompleks secara komprehensif dengan standar global, mulai dari pencegahan, deteksi dini, diagnosis, intervensi jantung, bedah jantung, dan rehabilitasi jantung, didukung tim dokter multidisiplin berpengalaman dan teknologi mutakhir.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan dapat menghubungi call center 150770 atau melalui aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital.
Aplikasi ini juga memiliki fitur Health Articles & Tips seputar kesehatan jantung, serta fitur Personal Health, yang terhubung dengan Health Access dan Google Fit, untuk memantau jumlah langkah harian, kalori, detak jantung, hingga BMI.
| Ngantuk, Begah, dan Mudah Lelah? Bisa Jadi Tanda Metabolisme Tidak Seimbang |
|
|---|
| Istri Bupati Kuningan Bantu Cari Biaya Operasi Anak Penderita Kelainan Jantung |
|
|---|
| Jawab Tren Penyakit Hati, Mayapada Healthcare Luncurkan Layanan Liver, Metabolic & Wellness Center |
|
|---|
| Tribun Jabar Bersilaturahmi ke Diskominfo Indramayu, Sepakat Lanjutkan Kolaborasi |
|
|---|
| Yayasan RMHC Resmikan Rumah Singgah Terbesar di Kemanggisan: 66 Kamar Gratis untuk Pejuang Jantung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Genetik-Berperan-Penting-Namun-Gaya-Hidup-Juga-Menentukan-Kesehatan-Jantungmu.jpg)