Penguatan Implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian Masyarakat
Civitas akademika Universiti Utara Malaysia (UUM) bersama Politeknik STIA LAN Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Ringkasan Berita:
- UUM dan Politeknik STIA LAN Bandung gelar PkM bertema pengelolaan sampah berkelanjutan untuk mendorong masyarakat kreatif dan berdaya.
- Kegiatan mencakup edukasi pengolahan sampah organik di Rumah Magoot, melibatkan pemerintah, lurah, dan KSM setempat.
- Workshop limbah kain perca jadi kerajinan bernilai ekonomi, membuka peluang usaha dan wirausaha ramah lingkungan.
TRIBUNJABAR.ID - BANDUNG - Civitas akademika Universiti Utara Malaysia (UUM) bersama Politeknik STIA LAN Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “From Waste to Worth: Building Sustainable and Creative Communities” yang berkolaborasi dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik STIA LAN Bandung.
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi internasional dalam mendorong penguatan masyarakat yang kreatif, berdaya, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program yang digagas EcoMove Politeknik STIA LAN Bandung melalui sesi sharing knowledge mengenai praktik pengelolaan sampah di Malaysia dan Indonesia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran langsung terkait pengolahan sampah organik melalui kunjungan edukatif ke Rumah Magoot yang berlokasi di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Bandung Wetan, Rizka Aryani, S.IP., M.AP., serta didampingi oleh para lurah dari Kelurahan Tamansari, Citarum, dan Cihapit, bersama perwakilan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Dalam sambutannya, Rizka Aryani menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun dalam upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
“Sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan persoalan sosial seperti pengelolaan sampah rumah tangga. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah memfasilitasi Rumah Magoot sebagai media pengolahan sampah organik,” ujarnya.
Dosen Universiti Utara Malaysia, Dr. Adi Syahid Mohd Ali, M.A., turut mengapresiasi pendekatan pemberdayaan masyarakat yang diterapkan di Kota Bandung. Menurutnya, pendekatan bottom-up seperti ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penanganan sampah rumah tangga secara berkelanjutan.
“Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah perlu terus dioptimalkan karena memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.
Kegiatan selanjutnya berupa workshop pemanfaatan limbah kain perca menjadi produk kerajinan tangan yang digagas oleh Bicube Politeknik STIA LAN Bandung dengan melibatkan mitra binaannya, Mamata Craft. Workshop ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga menghadirkan pembelajaran berbasis praktik melalui pengenalan teknik dasar crochet dan pembuatan produk bernilai guna secara langsung.
Seluruh peserta terlibat aktif dalam proses praktik sehingga tercipta suasana pembelajaran yang kolaboratif dan interaktif. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman bahwa limbah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara kreatif dan berkelanjutan.
Produk kerajinan berbasis limbah dinilai mampu membuka peluang usaha baru sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif dan peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi pengalaman pembelajaran lintas budaya yang bermakna bagi seluruh peserta.
Kolaborasi antara mahasiswa dan dosen dari Universiti Utara Malaysia serta Politeknik STIA LAN Bandung ini tidak hanya memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman internasional, tetapi juga menjadi implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Politeknik STIA LAN Bandung
Bandung
Politeknik STIA LAN
Tridharma Perguruan Tinggi
pengabdian masyarakat
| Nasib Bandung Zoo: Dedi Mulyadi Tegaskan BUMD Jabar Siap Kelola Jika Pemkot Gagal Pilih Mitra |
|
|---|
| Kanwil Kemenkum Jabar Terima Konsultasi Dengan Pemkab Bogor Terkait Pembentukan JDIH di Desa |
|
|---|
| Potret Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kabupaten Bandung, Akses Warga Kini Tak Lagi Rapuh |
|
|---|
| Intip Penyesuaian Terbarunya! Kemenkum Jabar Bedah Aturan Baru Penyaluran Dana Desa di Indramayu |
|
|---|
| Pengadilan Tinggi Bandung Jadi Pilot Project Bimtek Eksekusi MA, Perkuat Ujung Tombak Peradilan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/1-Civitas-akademika-Universiti-Utara-Malaysia-UUM-bersama-Politeknik-STIA-LAN-Bandung.jpg)