Rabu, 29 April 2026

Polemik Data Relokasi ATV Pangandaran, Pelaku Usaha Datangi Disparbud Minta Kejelasan

Ratusan pelaku usaha rental ATV mendatangi Disparbud Pangandaran untuk mempertanyakan ketidaksesuaian data relokasi.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Tribun Jabar/Padna
Ratusan pelaku usaha wisata jasa rental ATV mendatangi Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Senin (27/4/2026) pagi. 

Ia juga menegaskan bahwa proses pendataan tidak hanya dilakukan oleh Disparbud semata, melainkan melibatkan tim dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran secara menyeluruh.

Dalam pelaksanaannya, hasil pendataan bersifat dinamis dan terus dilaporkan kepada bupati. Kondisi di lapangan juga memungkinkan adanya pelaku usaha yang tidak terdata karena tidak berada di lokasi saat proses berlangsung.

"Hasil pendataan selalu dilaporkan kepada bupati dan sifatnya dinamis. Bisa saja saat pendataan ada pelaku usaha yang tidak berada di lokasi," kata Dadan.

Untuk mengatasi perbedaan tersebut, pihaknya memastikan akan melakukan sinkronisasi data bersama paguyuban agar diperoleh hasil yang lebih akurat sebelum kebijakan lanjutan ditetapkan.

"Terkait rencana penataan dan relokasi, saat ini masih dalam tahap kajian," ucapnya.

Rencana pemindahan lapak usaha diketahui akan menggeser lokasi dari bahu jalan kawasan wisata pantai barat Pangandaran menuju sejumlah titik alternatif. Beberapa lokasi yang dipertimbangkan antara lain Tanjungsari, Nanjungasri, Pondok Seni, serta beberapa titik lain yang masih dalam proses kajian oleh pemerintah daerah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved