Polemik Data Relokasi ATV Pangandaran, Pelaku Usaha Datangi Disparbud Minta Kejelasan
Ratusan pelaku usaha rental ATV mendatangi Disparbud Pangandaran untuk mempertanyakan ketidaksesuaian data relokasi.
Penulis: Padna | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ia juga menegaskan bahwa proses pendataan tidak hanya dilakukan oleh Disparbud semata, melainkan melibatkan tim dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran secara menyeluruh.
Dalam pelaksanaannya, hasil pendataan bersifat dinamis dan terus dilaporkan kepada bupati. Kondisi di lapangan juga memungkinkan adanya pelaku usaha yang tidak terdata karena tidak berada di lokasi saat proses berlangsung.
"Hasil pendataan selalu dilaporkan kepada bupati dan sifatnya dinamis. Bisa saja saat pendataan ada pelaku usaha yang tidak berada di lokasi," kata Dadan.
Untuk mengatasi perbedaan tersebut, pihaknya memastikan akan melakukan sinkronisasi data bersama paguyuban agar diperoleh hasil yang lebih akurat sebelum kebijakan lanjutan ditetapkan.
"Terkait rencana penataan dan relokasi, saat ini masih dalam tahap kajian," ucapnya.
Rencana pemindahan lapak usaha diketahui akan menggeser lokasi dari bahu jalan kawasan wisata pantai barat Pangandaran menuju sejumlah titik alternatif. Beberapa lokasi yang dipertimbangkan antara lain Tanjungsari, Nanjungasri, Pondok Seni, serta beberapa titik lain yang masih dalam proses kajian oleh pemerintah daerah.
| BPBD Pangandaran Lakukan Mitigasi Gempa, Tsunami, dan Megathrust, Libatkan Pramuka |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Kembali Landa Pangandaran, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah |
|
|---|
| Pangandaran Sering Diguncang Gempa: Kabar Baik atau Buruk bagi Ancaman Megathrust? |
|
|---|
| Jelang Hari Raya Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Pangandaran Melonjak Naik |
|
|---|
| Lahan Relokasi Eks Penghuni Pasar Wisata Pangandaran Belum Layak, Pematangan Lahan Belum Optimal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ratusan-pelaku-usaha-wisata-jasa-rental-ATV-mendatang.jpg)