Rabu, 29 April 2026

Terlupakan! Bekas Stasiun Kereta Api Pangandaran Kini Bak Rumah Hantu, Dipenuhi Coretan dan Sampah

Bangunan ini berada di wilayah Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Ravianto
Padna/Tribun Jabar
STASIUN PANGANDARAN - Kondisi Bangunan bekas Stasiun KA di wilayah Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Foto diambil 1 November 2025. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Bangunan tua bekas Stasiun Kereta Api (KA) ke Pangandaran, Jawa Barat kini tampak memprihatinkan.

Dindingnya dipenuhi coretan.

Kemudian, atapnya banyak yang runtuh dan sebagian area diselimuti rumput ilalang serta tumpukan sampah.

peninggalan bersejarah ini seolah menjadi saksi bisu perjalanan waktu yang terlupakan.

Bangunan ini berada di wilayah Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Stasiun Pangandaran yang pada masa kejayaannya menjadi penghubung penting bagi aktivitas masyarakat sekitar.

Baca juga: Lelah Tunggu Janji 32 Tahun, Pedagang di Pangandaran Patungan Rp 40 Juta Demi Perbaiki Jalan Pasar

Kini, bangunan bekas stasiun kereta api itu tidak lagi difungsikan dan terbengkalai tanpa perawatan berarti.

Seorang penggiat wisata Pangandaran, Hendy Kusnadi, menilai bangunan tua itu menyimpan nilai sejarah tinggi.

Karena, berpotensi menjadi destinasi wisata edukatif jika mendapatkan perhatian pemerintah maupun masyarakat.

STASIUN PANGANDARAN - Kondisi Bangunan bekas Stasiun KA di wilayah Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Foto diambil 1 November 2025.
STASIUN PANGANDARAN - Kondisi Bangunan bekas Stasiun KA di wilayah Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran. Foto diambil 1 November 2025. (Padna/Tribun Jabar)

"Bangunan yang memprihatinkan ini memerlukan langkah konservasi agar nilai sejarahnya tidak hilang seiring waktu," ujar Hendy kepada Tribun Jabar di Pangandaran, Sabtu (1/11/2025) siang.

Menurut Hendy, pelestarian bangunan bersejarah seperti Stasiun Pangandaran dapat memberikan manfaat baik.

Tak hanya manfaat dari sisi budaya, tapi juga perekonomian bagi warga yang ada di sekitar Pangandaran.

Meski sebagian besar bagian bangunan telah rusak, konstruksi utama masih tampak kokoh.

Tapi, bagian atapnya sudah merosot dan beberapa dinding tampak retak akibat termakan usia.

"Sekarang memang bangunannya sudah seperti rumah hantu, tidak terurus, dan banyak bagian yang retak," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved