Pemutihan Pajak Berakhir Hari Ini, Dedi Mulyadi: Tidak Akan Diperpanjang Lagi
Dedi Mulyadi mengatakan, program pemutihan pajak ini sudah diberikan sejak 20 Maret hingga 6 Juni 2025, kemudian diperpanjang.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan tidak akan memperpanjang lagi program pemutihan pajak kendaraan.
Secara resmi, pengumuman berakhirnya program pemutihan pajak ini dikeluarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bernomor 2085/KU.03.02/BAPENDA tentang berakhirnya program pemutihan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, program pemutihan pajak ini sudah diberikan sejak 20 Maret hingga 6 Juni 2025, kemudian diperpanjang sampai 30 September 2025 dengan pertimbangan antusiasme masyarakat yang tinggi.
Dedi pun memastikan bahwa program tersebut sudah berakhir dan mulai 1 Oktober 2025, pemutihan pajak kendaraan bermotor di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat sudah tidak berlaku lagi.
"Kami sampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan lagi mengeluarkan kebijakan pemutihan kendaraan bermotor," ujar Dedi, Rabu (1/9/2025).
Nantinya, kata Dedi, Pemprov Jabar akan menerapkan sanksi bagi pemilik kendaraan yang masih menunggak pajak.
"Dalam waktu tidak terlalu lama, pemerintah Provinsi akan mengeluarkan kebijakan terhadap mereka yang tidak membayar pajak kendaraan bermotor dalam bentuk sanksi. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Barat yang taat membayar pajak kendaraan," katanya.
Pembayaran pajak kendaraan, kata Dedi sangat penting karena hasilnya langsung kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur jalan dan infrastruktur lainnya.
"Hari ini jalan-jalan di Provinsi Jawa Barat yang menjadi kewenangan provinsi terus dibangun dengan berbagai fasilitas. Jalannya, drainasenya, PJU-nya, pemasangan CCTV, dan semua itu dibayarkan dari uang pajak masyarakat," katanya.
| Soal Pasutri di Pangandaran Curhat ke KDM dan Hotman Paris, Propam Polres Turun Tangan |
|
|---|
| Menapak Jejak Sejarah, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan Kirab Budaya Padjadjaran |
|
|---|
| Warga Antusias Hadiri Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat |
|
|---|
| Kritik Pengamat untuk Kirab Binokasih: Harus Lebih Profesional Agar Sejajar Festival Berkelas |
|
|---|
| Rute Baru Kirab Budaya Tatar Sunda 2026 di Tasikmalaya Malam Ini, Ada Kesenian "Mamanukan" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/20250409_GANI_Samsat_Soreang_13.jpg)