Keracunan MBG di Bandung Barat
Keracunan MBG Menghantui, Labkesda Jabar Jelaskan Penyebab Makanan Cepat Basi
Keracunan bisa disebabkan terjadinya pertumbuhan bakteri pada makanan yang kaya nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah di Jabar diduga karena makanan yang dikonsumsi sudah basi.
Kepala Labkesda Jabar, dr. Ryan Bayusantika Ristandi mengatakan, terdapat beberapa faktor yang dapat membuat makanan cepat basi.
Pertama, faktor mikrobiologi. Terjadi pertumbuhan bakteri pada makanan yang kaya nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak.
"Jika suhu penyimpanan tidak sesuai (disimpan di suhu ruang lama), mikroba patogen pembusuk seperti E. coli, Salmonella, Bacillus cereus, Staphylococcus aureus akan cepat berkembang," ujar Ryan, Jumat (26/9/2025).
Berdasarkan SNI ISO 7218 terkait suhu penyimpanan sampel makanan segar, kata Ryan, penyimpanan pada suhu 0-4 maksimal 24 sebelum dilakukan pemeriksaan. Jika tidak diperiksa dalam waktu dekat minimal suhu penyimpananya di -18 derajat.
Kedua, faktor fisik. Terjadinya kontaminasi silang dari peralatan, tangan pekerja, atau air yang tidak higienis.
Kelembaban tinggi juga mempercepat pertumbuhan mikroba. Kemasan yang tidak rapat menyebabkan masuknya udara atau debu yang membawa spora/jamur.
Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya keracunan makanan, Ryan menyarankan agar setiap dapur MBG sudah tersertifikasi sesuai dengan standar peraturan PMK 1096 2011 tentang pelaksanaan Hygiene sanitasi Jasa Boga.
"Memastikan air yang dipakai bersih dan memenuhi syarat kesehatan, karena air bisa jadi sumber kuman kalau tidak diperhatikan," katanya.
Untuk semua peralatan masak dan saji harus selalu dicuci dan disanitasi.
"Jadi alat untuk bahan mentah dan makanan matang dipisahkan supaya tidak terjadi kontaminasi silang," ucapnya.
Kebersihan para pekerja dapur menjadi yang utama, mereka wajib melakukan cuci tangan sebelum mengolah makanan, menggunakan celemek, penutup kepala, dan tidak boleh bekerja apabila sedang sakit.
"Misalnya diare atau flu berat dan untuk menyimpan makanan matang dijaga tetap panas (>60°C) atau dingin (<5>
| Diduga Jadi Biang Kerok Keracunan MBG, Operasional SPPG di Ngamprah KBB Diberhentikan Sementara |
|
|---|
| Bukan Air, BGN Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Lembang Oktober 2025 |
|
|---|
| BREAKING NEWS: 21 Siswa SMP di Ngamprah Bandung Barat Diduga Keracunan Menu MBG |
|
|---|
| Terjadi Lagi, Belasan Siswa di Bandung Barat Alami Keracunan Setelah Santap MBG |
|
|---|
| Marak Keracunan MBG di Bandung Barat, 91 SPPG Ditargetkan Kantongi SLHS Akhir Oktober |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/saskia-korban-keracunan-mbg-bandung-barat.jpg)