Rabu, 15 April 2026

Dedi Mulyadi Siapkan Genteng Plered dan Majalengka untuk Program Renovasi Rumah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, akan ada 40.000 rumah tidak layak huni (rutilahu) yang menjadi target program renovasi tahun ini.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Istimewa/TikTok @dedimulyadiofficial
RENOVASI RUMAH - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Plered, Purwakarta, Selasa (14/4/2026) saat membicarakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). 

Ringkasan Berita:
  • Target Meningkat: Program BSPS 2026 menyasar 40.000 rumah tidak layak huni di Jabar, naik drastis dari target 6.374 unit pada tahun lalu.
  • Ekonomi Lokal: Material bangunan menggunakan genteng produksi UMKM Plered dan Majalengka guna menghidupkan kembali industri lokal.
  • Aplikasi Imah Aing: Pemprov Jabar meluncurkan aplikasi pekan depan untuk pendaftaran bantuan secara langsung dan lebih transparan.

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan genteng asal Plered, Purwakarta, dan Majalengka untuk program bantuan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu).

Hal tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui TikTok pribadinya, Selasa (14/2/2026), saat bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Sebagai informasi, renovasi rumah tidak layak huni ini adalah bagian dari program Kementerian PKP yang bernama Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Dalam video tersebut, Dedi Mulyadi bersama Maruarar Sirait terlihat sedang menyantap sate bersama.

"Dalam rangka merayakan lakunya genteng Plered, UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Biar genteng Plered tidak lesu lagi," ucap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi berharap, dengan ramainya pesanan genteng Plered, masyarakat pun akan kembali mendapatkan penghasilan.

"Orang-orang bisa kembali kerja, gentengnya berproduksi, rumah di Jabar terbangun," kata Dedi Mulyadi.

Baca juga: Gebrakan Dedi Mulyadi Mudahkan Perbaikan Rutilahu lewat Aplikasi Imah Aing, Potong Proses Panjang

Mantan Bupati Purwakarta itu menyampaikan, program renovasi ini setidaknya menyasar 40.000 rutilahu.

Sementara, salah satu material genteng akan didatangkan dari Plered dan Majalengka yang juga disebut jatiwangi.

"Minimal, rumah tidak layak huninya 40.000. Nanti, menggunakan genteng Plered dan Majalengka (jatiwangi)," tutur Dedi Mulyadi.

"Pokoknya rumah terbangun, genteng pun makmur," imbuh dia.

Jumlah Meningkat

Sementara itu, dilansir dari Instagram resmi Maruarar Sirait, Selasa, program renovasi rutilahu di Jawa Barat meningkat dari tahun sebelumnya.

Jika pada tahun 2025 target renovasi hanya menyasar 6.374, kini meningkat menjadi 40.000 rutilahu.

"Saya bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan Program Bedah Rumah (BSPS) untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni," tulis Maruarar Sirait dalam keterangan unggahannya.

Khusus di Kabupaten Bandung, kata Maruarar Sirait, target program yang tahun lalu hanya 35 rumah kini meningkat menjadi 1.200 rumah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved