Kamis, 11 Juni 2026

Teguran Keras Dedi Mulyadi ke Pramusaji saat Bagi-bagi Santunan di Gedung Pakuan

Suasana pagi di kantor dinas Gedung Pakuan, Sabtu (21/3/2026) sempat tegang saat Gubernur Jabar menyapa para pegawai. Dedi Mulyadi tegur pramusaji

Tayang:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Istimewa/Youtube Dedi Mulyadi
DEDI MULYADI TEGAS: Tangkapan layar saat Dedi Mulyadi ngamuk ke pekerja hingga mandor karena proyek penggalian kabel optik merusak trotoar Pemprov Jabar di wilayah Subang, Jawa Barat. - Suasana pagi di kantor dinas Gedung Pakuan, Sabtu (21/3/2026) sempat tegang saat Dedi Mulyadi menyapa para pegawai. KDM tegur pramusaji yang menyela saat pemberian santunan ke tukang-tukang bersih dan sekuriti. 

Ringkasan Berita:
  • Teguran Etos Kerja: Dedi Mulyadi membagikan santunan kepada pegawai di Gedung Pakuan. Namun, suasana hangat berubah tegang saat Gubernur menegur keras seorang pramusaji yang menyela barisan.
  • Sorot Mentalitas: Dedi Mulyadi mengkritik mentalitas "ingin meminta" dan kurangnya rasa syukur pegawai tersebut dibandingkan dengan pekerja lapangan yang nasibnya lebih sulit. 
  • Pesan Disiplin: Dedi Mulyadi menekankan pentingnya mentalitas kuat dan dedikasi bagi para petugas yang tetap berdinas di hari raya.

TRIBUNJABAR.ID - Suasana pagi di kantor dinas Gubernur Jawa Barat Gedung Pakuan, Sabtu (21/3/2026) sempat tegang saat Dedi Mulyadi menyapa para pegawai.

Sebelum berangkat melaksanakan salat id, Dedi Mulyadi menyempatkan waktu bertegur sapa dengan para pegawai di lingkungan kerjanya.

Mulai dari sekuriti hingga tukang bersih-bersih.

Bukan hanya menyapa, dalam kesempatan itu Gubernur Jawa Barat itu juga sekaligus bagi-bagi uang santunan.

Mulanya suasana saat Dedi Mulyadi membagikan uang santunan kepada para sekuriti dan tukang bersih-bersih itu berlangsung hangat.

Baca juga: Warga Padati Gedung Pakuan Usai Salat Id, Antre Salaman dengan Dedi Mulyadi

Satu per satu sekuriti yang disapa Dedi Mulyadi tertib menghampiri untuk memberikan salam.

Sembari bersenda gurau dengan para sekuriti, Dedi Mulyadi menyelipkan salam tempel uang pecahan Rp100.000.

Namun, suasana hangat itu mendadak berubah menjadi tegas saat Dedi Mulyadi mendapati seorang pramusaji yang mencoba ikut menyela di antara barisan tukang bersih-bersih di taman yang sedang diberi santunan.

Tanpa segan, Dedi Mulyadi memberikan teguran menohok terkait etos kerja dan mentalitas pramusaji tersebut.

“Kebiasaan siga nu teu meunang gaji wae, jadi kan ieu mah nanya diberi, jangan punya kebiasaan begitu, gak boleh kamu pegawai,” tegur Dedi Mulyadi.

Dedi mengatakan dirinya tidak suka orang yang meminta, bukannya menunggu diberi.

Sontak hal itu membuat pramusaji itu langsung meminta maaf.

Meski begitu, Dedi Mulyadi tetap memberikan uang santunan kepada pramusaji tersebut.

Diketahui pramusaji yang menyela barisan itu bernama Kamal. 

Ia mengaku bekerja di Gedung Pakuan sejak tahun 2020.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved