Sabtu, 30 Mei 2026

Dedi Mulyadi Gaet 2 Perusahaan Besar yang Janjikan 3000 Lapangan Kerja Buat Program Magang SMK

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggaet dua perusahaan besar yang menjanjikan 3000 lapangan kerja hingga buat kebijakan magang untuk siswa SMK.

Tayang:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Dok. Humas Jabar
LAPANGAN KERJA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan di di Gedung R.E. Martadinata, Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/6/2025). - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggaet dua perusahaan besar yang menjanjikan 3000 lapangan kerja hingga buat kebijakan magang untuk siswa SMK. 

"Kanal laut akan dibangun sebagai alternatif jalur transportasi baru di Jabar. Dari Babelan ke Tanjung Priok hingga nanti diupayakan sampai ke Patimban," paparnya. 

Terkiat pembangunan jalur transportasi laut tersebut, Pemprov Jabar tidak mengeluarkan biaya apapun, namun memberikan izin bagi perusahaan logistik itu untuk membangun jalur transportasi laut tersebut. 

Mendukung kerja sama dengan PT CBL itu, Dedi Mulyadi pun menawarkan SMKN 1 Karawang membuka jurusan logistik atau kelautan. 

Dengan demikian, lulusan yang terampil dalam bidang logistik kelautan akan direkrut perusahaan.

Baca juga: Daftar Tingkat Pengangguran di Jawa Barat, Tertinggi Ada di Wilayah Industri UMK Tertinggi

Demikian juga menurut Gubernur yang akrab disapa KDM itu, kerja sama menggaet dua perusahaan besa itu membuka lebar peluang lapangan kerja bagi lulusan SMK.

“Ini kebijakan Gubernur, setiap ada perusahaan baru di Jabar harus MoU dengan Pemprov Jabar, maka perekrutan tenaga kerja diutamakan warga sekitar,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi menekankan agar perusahaan di Karawang nantinya mengutamakan masyarakat sekitar untuk direkrut menjadi pekerja.

Lewat kebijakan itu juga, Dedi Mulyadi juga membuat program magang siswa SMK di pabrik-pabrik terdekat selama 3 bulan.

Setelah praktik kerja atau magang selesai, siswa yang sudah lulus sekolah bisa langsung direkrut tanpa mengikuti seleksi.

“Nanti lulusan SMK di sekitar pabrik siap pra-kerja mengikuti magang tiga bulan. Begitu lulus, jadi calon karyawan tanpa seleksi, langsung kerja,” sambungnya. 

Selain itu, Dedi juga menginstruksikan Kepala SMKN 1 Karawang untuk menyiapkan 40 siswa mengikuti pelatihan kompetensi bahasa Inggris dan bahasa Mandarin.

Nantinya siswa tersebut bisa direkrut perusahaan atau investor China yang membutuhkan penerjemah.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengingatkan perusahaan untuk patuh pada aturan pengupahan. 

Terlebih Kabupaten Karawang merupakan satu di antara wilayah yang memiliki Upah Minimum Kabupaten (UMK) tertinggi di Jawa Barat, yakni Rp5,88 juta. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved