Rabu, 3 Juni 2026

Dedi Mulyadi Gaet 2 Perusahaan Besar yang Janjikan 3000 Lapangan Kerja Buat Program Magang SMK

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggaet dua perusahaan besar yang menjanjikan 3000 lapangan kerja hingga buat kebijakan magang untuk siswa SMK.

Tayang:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Dok. Humas Jabar
LAPANGAN KERJA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan di di Gedung R.E. Martadinata, Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/6/2025). - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggaet dua perusahaan besar yang menjanjikan 3000 lapangan kerja hingga buat kebijakan magang untuk siswa SMK. 
Ringkasan Berita:

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggaet dua perusahaan besar yang menjanjikan lapangan kerja.

Sebagai bentuk komitmennya, Dedi Mulyadi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan dua perusahaan tersebut.

MoU tersebut ditandatangani Dedi Mulyadi saat berkunjung ke SMKN 1 Karawang, (28/1/2026) lalu.

Adapun dua perusahaan besar itu adalah PT Deli Indonesia Office Technology dan PT CBL Solusi Logistik.

Sebagai informasi, PT Deli Indonesia Office Technology adalah anak perusahaan dari Deli Group yaitu perusahaan asal Tiongkok memproduksi perlengkapan alat tulis dan kantor (ATK).

Baca juga: Respons Dedi Mulyadi Ditagih Korban Longsor Cisarua Soal Uang Kontrakan Rp10 Juta per KK

Perusahaan ini termasuk salah satu produsen alat tulis terbesar di dunia.

Rencananya, PT Deli Indonesia Office Technology mulai Maret 2026 akan membangun pabrik peralatan perkantoran seperti mesin absensi, mesin penghancur kertas dan Alat Tulis Kantor (ATK) di Jawa Barat.

Presiden Direktur PT Deli Indonesia Mr. Huang Le mengatakan, proyek pembangun pabriknya akan rampung pada 2027 dengan nilai investasi sekitar 150 juta dolar AS.  

Namun, perusahaan ini sejak dini mulai melakukan persiapan perekrutan agar sumber daya manusia yang dibutuhkan sesuai kebutuhan perusahaan

Di hadapan para siswa SMKN 1 Karawang itu, Dedi Mulyadi menginformasikan rencana perekrutan pegawai dari dua perusahaan tersebut.

"Jika nanti beroperasi akan membutuhkan sebanyak 3.000 orang tenaga kerja," ujar Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.


Sementara itu, kerja sama dengan PT CBL Solusi Logistik tentang Pengembangan Inland Waterways Cikarang Bekasi Laut di Jawa Barat.

PT CBL Solusi Logistik merupakan perusahaan penyedia jasa logistik dan transportasi yang beroperasi di Indonesia.

Perusahaan ini bagian dari ekosistem bisnis yang mendukung distribusi industri, terutama yang berkaitan dengan rantai pasok energi dan material.

Lewat kerja sama dengan PT CBL Solusi Logistik ini juga diharapkan Dedi Mulyadi dapat menjadi solusi alternatif transportasi lewat jalur laut yang bebas macet, termasuk membuka lapangan kerja.

"Kanal laut akan dibangun sebagai alternatif jalur transportasi baru di Jabar. Dari Babelan ke Tanjung Priok hingga nanti diupayakan sampai ke Patimban," paparnya. 

Terkiat pembangunan jalur transportasi laut tersebut, Pemprov Jabar tidak mengeluarkan biaya apapun, namun memberikan izin bagi perusahaan logistik itu untuk membangun jalur transportasi laut tersebut. 

Mendukung kerja sama dengan PT CBL itu, Dedi Mulyadi pun menawarkan SMKN 1 Karawang membuka jurusan logistik atau kelautan. 

Dengan demikian, lulusan yang terampil dalam bidang logistik kelautan akan direkrut perusahaan.

Baca juga: Daftar Tingkat Pengangguran di Jawa Barat, Tertinggi Ada di Wilayah Industri UMK Tertinggi

Demikian juga menurut Gubernur yang akrab disapa KDM itu, kerja sama menggaet dua perusahaan besa itu membuka lebar peluang lapangan kerja bagi lulusan SMK.

“Ini kebijakan Gubernur, setiap ada perusahaan baru di Jabar harus MoU dengan Pemprov Jabar, maka perekrutan tenaga kerja diutamakan warga sekitar,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi menekankan agar perusahaan di Karawang nantinya mengutamakan masyarakat sekitar untuk direkrut menjadi pekerja.

Lewat kebijakan itu juga, Dedi Mulyadi juga membuat program magang siswa SMK di pabrik-pabrik terdekat selama 3 bulan.

Setelah praktik kerja atau magang selesai, siswa yang sudah lulus sekolah bisa langsung direkrut tanpa mengikuti seleksi.

“Nanti lulusan SMK di sekitar pabrik siap pra-kerja mengikuti magang tiga bulan. Begitu lulus, jadi calon karyawan tanpa seleksi, langsung kerja,” sambungnya. 

Selain itu, Dedi juga menginstruksikan Kepala SMKN 1 Karawang untuk menyiapkan 40 siswa mengikuti pelatihan kompetensi bahasa Inggris dan bahasa Mandarin.

Nantinya siswa tersebut bisa direkrut perusahaan atau investor China yang membutuhkan penerjemah.

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi mengingatkan perusahaan untuk patuh pada aturan pengupahan. 

Terlebih Kabupaten Karawang merupakan satu di antara wilayah yang memiliki Upah Minimum Kabupaten (UMK) tertinggi di Jawa Barat, yakni Rp5,88 juta. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved