Daftar Tingkat Pengangguran di Jawa Barat, Tertinggi Ada di Wilayah Industri UMK Tertinggi
Berikut inilah daftar tingkat pengangguran di kabupaten dan kota Jawa Barat dari yang tertinggi hingga terendah.
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Ringkasan Berita:
- Paradoks Investasi dan Pengangguran: Meski Jawa Barat meraih peringkat pertama nasional dengan realisasi investasi tertinggi, angka pengangguran di provinsi ini masih tinggi.
- Kawasan Industri: Terjadi fenomena menarik di mana wilayah dengan investasi besar dan UMK tinggi justru memiliki pengangguran tertinggi.
- Ketimpangan antar Wilayah: Data BPS menunjukkan perbedaan mencolok antara kawasan industri di utara/pusat Jabar dengan wilayah agraris/wisata di selatan.
TRIBUNJABAR.ID - Berikut inilah daftar tingkat pengangguran di kabupaten dan kota Jawa Barat dari yang tertinggi hingga terendah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Jawa Barat masih secara konsisten masuk dalam daftar provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia.
Pada laporan BPS tahun 2025/2026 yang diperbaharui November 2025, tingkat pengangguran Provinsi Jawa Barat sebanyak 6,77 persen.
Tingkat pengangguran tersebut terus meningkat dari tahun 2024 di mana tingkat pengangguran mencapai 6,75 persen. Bahkan pada tahun 2023 sempat mencapai 7,44 persen secara nasional dan di masa pandemi pada tahun 2020 sempat mencapai angka 10,46 persen.
Dari 27 wilayah di Jawa Barat tersebut, terdapat fenomena manarik bahwa wilayah dengan tingkat pengangguran tertinggi ada di Bekasi.
Bekasi merupakan wilayah industri yang selama ini banyak kesempatan kerja dan memiliki UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) tertinggi di Jawa Barat, namun di sisi lain tak menyerap warga lokalnya untuk bekerja.
Baca juga: Dedi Mulyadi Bagikan Kabar Baik, Jawa Barat Peringkat 1 dengan Investasi Tertinggi Kalahkan Jakarta
Berikut Tribunjabar.id urutkan daftar tingkat pengangguran di Jawa Barat tahun 2025 tertinggi hingga terendah.
1. Bekasi 8,78 persen
2. Kota Cimahi 8,75 persen
3. Kota Sukabumi 8,19 persen
4. Karawang 7,99 persen
5. Kota Bogor 7,95 persen
6. Bogor 7,69 persen
7. Kuningan 7,59 persen
8. Purwakarta 7,54 persen
9. Kota Bekasi 7,33 persen
10. Sukabumi 7,23 persen
11. Kota Bandung 7,22 persen
12. Subang 6,80 persen
13. Bandung 6,68 persen
14. Bandung Barat 6,60 persen
15. Garut 6,54 persen
16. Kota Depok 6,52 persen
17. Indramayu 6,47 persen
18. Kota Tasikmalaya 6,43 persen
19. Cirebon 6,42 persen
20. Kota Cirebon 6,41 persen
21. Cianjur 6,17 persen
22. Sumedang 6,08 persen
23. Kota Banjar 5,26 persen
24. Ciamis 4,08 persen
25. Tasikmalaya 3,69 persen
26. Majalengka 3,62 persen
27. Pangandaran 1,91 persen
Pengangguran Jadi Pekerjaan Rumah Jawa Barat
Jika rata-rata pengangguran nasional berada di kisaran 4,8 persen - 5,3 persen , Jawa Barat seringkali berada di angka 6,5 persen hingga 7,5 % .
Dalam data BPS tingkat pengangguran tahun 2025 tadi, wilayah industri seperti Bekasi (8,78) dan Kota Cimahi (8,75) jauh melampaui rata-rata nasional.
Meskipun Jawa Barat menjadi juara investasi, pengangguran dan lapangan pekerjaan masih menjadi pekerjaan rumah sekaligus fenomena paradoks karena banyaknya investasi belum mampu menyerap seluruh ledakan jumlah angkatan kerja.
Selain itu, banyak faktor lainnya yang membuat Jawa Barat tetap memiliki angka pengangguran tinggi meski investasinya nomor satu.
Seperti populasi, magnet migrasi, otomasi industri hingga ketimpangan wilayah.
Hal ini menjadi tantangan terbesar Gubernur Dedi Mulyadi saat ini adalah memastikan investasi Rp296,8 triliun tersebut benar-benar terserap menjadi lapangan kerja bagi warga lokal, bukan hanya bagi mesin atau pekerja ahli dari luar daerah.
Baca juga: Ada Penambangan di Gunung Cikuya Kabupaten Bandung, Dedi Mulyadi Sentil Bupati hingga Kades
Raih Juara Investasi, Dedi Mulyadi Berharap Jadi Peluang Menurunkan Pengangguran
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membagikan kabar gembira bahwa Jawa Barat meraih puncak klasemen di Indonesia.
| OJK Jabar Sinergi dengan Pemkot Bandung dan Perbankan Cetak Frontliner Mampu Gunakan Bahasa Isyarat |
|
|---|
| Pelindungan Paten Perkuat Kemandirian Industri Pertahanan Nasional |
|
|---|
| Hadirkan Solar Charging Gratis, Komitmen PKS dukung Ketahanan Energi |
|
|---|
| Hadapi Disrupsi Digital, KPID Jabar Gandeng 224 Kampus Swasta Bangun Ekosistem Informasi Sehat |
|
|---|
| Politeknik STIA LAN Bandung Hadiri MoU Akbar KPID Jabar Perkuat Literasi Media Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Ribuan-pencari-kerja-memadati-job-fair-di-President-University.jpg)