Sabtu, 18 April 2026

Jalan Penghubung Singajaya-Peundeuy Garut Tertutup Longsor Sepanjang 30 Meter

Ruas jalan penghubung Kecamatan Singajaya dan Kecamatan Peundeuy, Garut, Jawa Barat, tertutup tanah longsor.

|
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Pemerintah Kecamatan Peundeuy untuk Tribunjabar.id
LONGSOR - Jalan Raya Cibitung, Kampung Karang Agung, Desa Karang Agung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tertutup longsor. Selasa (11/11/2025) sore. Akibatnya akses ke Kecamatan Peundeuy sementara tertutup total. 
Ringkasan Berita:
  • Jalan penghubung Kecamatan Singajaya dan Kecamatan Peundeuy, Garut, Jawa Barat, tertutup tanah longsor.
  • Material longsor menutupi jalan sepanjang 30 meter.
  • Bukan cuma tanah, material longsor juga ada akar bambu.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Ruas jalan penghubung Kecamatan Singajaya dan Kecamatan Peundeuy, Garut, Jawa Barat, tertutup tanah longsor. Peristiwa itu terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak siang.

Titik longsor tepatnya berada di Jalan Raya Cibitung, Kampung Karang Agung, Desa Karang Agung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (11/11/2025) sore.

"Longsor berupa material tanah dan akar bambu menutupi akses jalan penghubung Singajaya dan Peundeuy," ujar Kapolsek Singajaya, Iptu Tatang Sukirman, Selasa.

Ia menuturkan, material tanah yang menutupi badan jalan panjangnya sekitar 30 meter. Kondisi tersebut membuat kendaraan tidak bisa melintas sementara waktu.

Baca juga: Akses Bojonggambir-Taraju Tasikmalaya Tertimbun Longsor, Perlu Alat Berat untuk Menyingkirkan

Material yang menutupi jalan terdiri atas tanah bercampur kayu dan akar bambu, sehingga proses pembersihannya memerlukan bantuan alat berat.

"Sementara arus lalu lintas tertutup total, tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pihak pemerintah, TNI-Polri bersama relawan telah berada di lokasi untuk membantu proses penanganan awal. 

Baca juga: Garut Selatan Dikepung Banjir dan Longsor, Jembatan di Sungai Cikaengan Terputus

Petugas juga melakukan pemotongan batang bambu yang ikut terbawa material longsor agar mempermudah alat berat membersihkan jalan.

"Kami imbau warga masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di kawasan rawan longsor," ucap dia. (*)
 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved