Pertumbuhan Omzet Positif, ModalSaham Perkuat Mesin Pembiayaan ke Rp100 Miliar
Fast Track Financing Batch II-2026 kemudian dibuka dengan target lebih besar, yaitu hingga USD 6 Juta atau Rp100 Miliar untuk 10 perusahaan terpilih.
Program ini dapat digunakan untuk modal kerja atau pembelian aset, termasuk kantor, gudang, pabrik, kendaraan operasional, mobil, bus, truk, alat berat, peralatan, dan mesin fabrikasi.
Bagi perusahaan yang lolos seleksi, pembiayaan dapat diajukan tanpa jaminan dengan dasar penilaian pada transaksi bisnis, kebutuhan pembiayaan, dan prospek pertumbuhan yang realistis.
Hingga akhir April 2026, ModalSaham telah menyalurkan pembiayaan Rp20 Miliar kepada 3 perusahaan dalam Batch II. Artinya, masih tersedia plafon pembiayaan Rp80 Miliar untuk 7 perusahaan berikutnya.
Pendaftaran dibuka sampai 31 Juli 2026 dan penyaluran pembiayaan berlangsung dari Maret sampai Oktober 2026. Rentang waktu ini memberi ruang bagi pemilik usaha untuk menata kebutuhan pembiayaan, memeriksa kesiapan dokumen, dan memastikan rencana ekspansi benar-benar layak dijalankan.
ModalSaham sendiri memiliki sejarah yang tumbuh bersama kebutuhan UKM dan startup.
Perusahaan ini terbentuk sejak Februari 2019 dan awalnya diperkenalkan sebagai platform equity crowdfunding yang mempertemukan pengusaha dengan investor ritel maupun institusi. Pada masa itu, publik mengenal ModalSaham melalui konsep kepemilikan saham pada mitra usaha.
Arah tersebut berkembang menjadi private equity yang lebih dekat dengan kebutuhan ekspansi perusahaan.
ModalSaham tidak hanya memfasilitasi pembiayaan, tetapi juga membantu perusahaan membaca struktur bisnis, kebutuhan legal, laporan keuangan, strategi pertumbuhan, dan potensi menuju pasar modal.
Perkembangan itu berjalan bertahap. Pada fase awal private equity, ModalSaham memulai pembiayaan dengan dukungan agunan atau jaminan agar transaksi memiliki dasar pengamanan yang jelas. Pola tersebut tetap penting untuk perusahaan yang memiliki aset memadai.
Namun di lapangan, banyak perusahaan B2B yang transaksinya kuat justru belum memiliki jaminan yang sebanding dengan kebutuhan ekspansinya.
Kondisi ini mendorong ModalSaham mengembangkan produk pembiayaan tanpa jaminan, dengan penilaian yang bertumpu pada kelayakan usaha, kualitas kontrak, rekam pembayaran, arus kas, dan tujuan penggunaan dana.
Dari proses itulah Fast Track Financing menjadi jembatan bagi perusahaan yang ingin tumbuh lebih cepat tanpa kehilangan disiplin penggunaan dana.
Di balik pendekatan itu, Reza membawa fondasi pendidikan Manajemen Bisnis dari salah satu universitas negeri ternama, Universitas Padjadjaran, pengalaman di ekosistem keuangan, dan kedekatan dengan pasar modal.
Ia dikenal aktif di Financial Market Community FEB Universitas Padjadjaran, memiliki sertifikasi CSA, serta WPEE.
Certified Securities Analyst atau CSA memperkuat kemampuan membaca efek, valuasi, kinerja industri, kinerja keuangan, dan kualitas laporan riset.
| Komitmen Sosial ModalSaham, Integrasikan Aksi Peduli bagi Ratusan Anak Yatim |
|
|---|
| Maju Babarengan, Reza Alkhawarismi Perkuat Kompartemen Keuangan HIPMI Jabar |
|
|---|
| Dorong Industri EV Lokal Naik Kelas, PT Kerja Sama Harmonis Kolaborasi dengan ModalSaham |
|
|---|
| Perkuat Fabrikasi Mesin Industri Nasional, ModalSaham Kolaborasi dengan PT Kendi Gentong Berlian |
|
|---|
| PT Trada Global Group, Portofolio Channeling Financing ModalSaham dalam Industri Komoditas Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/CEO-PT-Modal-Saham-Asia-Investama-perusahaan-private-equity.jpg)