Senin, 8 Juni 2026

Warga Cirebon Dikejutkan Getaran Misterius, Plafon Rumah Rontok Hingga Kusen Terlepas

Peristiwa getaran misterius mengguncang warga Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Kemal Setia Permana
Tangkapan Layar
GETARAN MISTERIUS - Tangkapan layar getaran misterius yang mengguncang warga Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Getaran ini merusak bangunan rumah warga. 
Ringkasan Berita:
  • Getaran misterius mengguncang warga Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon
  • Getaran ini tak hanya menimbulkan kepanikan, tetapi juga meninggalkan jejak kerusakan di dalam rumah warga.
  • Dalam rekaman berdurasi 18 detik, kondisi sebuah rumah tampak berantakan
  • Lantai dipenuhi serpihan material plafon dan tembok, sementara bagian kusen jendela terlihat copot dan tergeletak.
  • Di awal video, kamera menyorot lantai berwarna hijau yang tertutup debu serta pecahan bangunan 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON- Getaran misterius mengguncang warga Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

Getaran ini tak hanya menimbulkan kepanikan, tetapi juga meninggalkan jejak kerusakan di dalam rumah warga.

Dari video yang diterima Tribun, terlihat jelas dampak guncangan tersebut. 

Dalam rekaman berdurasi 18 detik, kondisi sebuah rumah tampak berantakan.

Lantai dipenuhi serpihan material plafon dan tembok, sementara bagian kusen jendela terlihat copot dan tergeletak.

Di awal video, kamera menyorot lantai berwarna hijau yang tertutup debu serta pecahan bangunan.

Sebuah bilah kayu panjang yang diduga bagian dari plafon atau kusen tampak jatuh begitu saja.

Rekaman kemudian bergerak ke arah tempat tidur dengan sprei merah dan biru.

Baca juga: Getaran Misterius Berulang Kali Terasa di Cipanas Cirebon, Warga Panik Keluar Rumah

Di bagian atas, terlihat retakan memanjang pada dinding, terutama di sekitar ventilasi udara, menandakan kuatnya getaran yang terjadi.

Tak berhenti di situ, serpihan material juga tampak berserakan di berbagai sudut ruangan, termasuk di dekat lemari dan kolong tempat tidur.

Saat kamera berpindah ke area ruang tamu, terlihat bagian kusen pintu atau jendela yang copot, memperkuat dugaan adanya guncangan cukup keras.

Dalam video tersebut, perekam yang berbicara menggunakan Bahasa Sunda sempat memberi tahu seseorang yang dipanggil “Pak” bahwa getaran kembali terjadi dan membuat material bangunan berjatuhan.

Dirasakan Sejak Sabtu

Sebelumnya, suasana tenang di Desa Cipanas mendadak berubah menjadi kepanikan pada Minggu (19/4/2026) siang.

Warga berhamburan keluar rumah setelah merasakan getaran yang diduga gempa bumi.

Getaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 itu bahkan disebut berlangsung lebih dari sekali dalam waktu berdekatan.

Perangkat Desa Cipanas, Toyib, membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, getaran paling terasa di tiga wilayah, yakni Blok Beledug, Blok Karang Anyar, dan Blok Tari Kolot.

Baca juga: Detik-detik Pencurian Modus Ajak Ngobrol di Cijerah Terekam CCTV, Uang untuk Beli Hewan Kurban Raib

“Pada hari ini terjadi dua kali getaran, masing-masing pukul 11.18 WIB dan 11.21 WIB. Bahkan terasa lebih besar dibandingkan hari sebelumnya,” ujar Toyib saat dikonfirmasi.

Fenomena ini diketahui sudah mulai dirasakan warga sejak Sabtu (18/4/2026), meski dengan intensitas lebih kecil.

Menariknya, getaran tidak dirasakan secara merata di seluruh wilayah desa.

Hanya beberapa blok tertentu yang terdampak, sehingga menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat.

Meski sempat memicu kepanikan, hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa.

Warga yang semula keluar rumah pun berangsur kembali setelah kondisi dinilai aman.

Namun demikian, rasa cemas masih menyelimuti warga. 

Terlebih, getaran terjadi berulang kali tanpa diketahui penyebab pastinya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai sumber getaran misterius tersebut.

Warga pun berharap ada penjelasan agar tidak terus dihantui kekhawatiran akan kemungkinan guncangan susulan. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved